Suara Denpasar - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Bali, Anggiat Napitupulu merespon pemberitaan tentang turis Australia bernama Monique Sutherland yang mengaku didenda sebesar AUD1.500 atau sekitar Rp15,2 juta oleh petugas Imigrasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, karena paspornya rusak terkena air.
"Kita harus klarifikasi, kalau petugas imigrasi menyatakan tidak ada. Bahkan kita bisa melihat cctv nya," ujar Anggiat saat ditemui wartawan di Kantor Kemenkumham Bali, Selasa (11/7/2023).
"Kami sudah melakukan pendalaman, belum selesai. Tetapi informasi awal bahwa seluruh jajaran yang memeriksa saat itu tidak mengenakan biaya apa-apa," sambungnya.
Diketahui Monique diinterogasi oleh petugas imigrasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai karena paspornya rusak terkena air. Karena itu bule tersebut dibawa untuk ditanyai lebih lanjut. Kata Anggiat, hal itu harus dilakukan karena sudah sesuai dengan aturan internasional dan SOP keimigrasian.
"Jadi karena ada pendalaman kenapa (paspornya) rusak, dia dibawa ke ruang sendiri. Ruangan itu bukan ruangan yang tidak resmi, itu office nya imigrasi di bandara, sehingga interview di situ. Itu memang SOP terminal internasional setiap bandara dan sesuai dengan aturan internasional," urainya.
Anggiat melanjutkan, meskipun sudah mendengarkan penjelasan dari petugas imigrasi Ngurah Rai yang mengatakan tidak melakukan pemerasan terhadap Monique, Kemenkumham Bali tengah menghubungi Monique secara langsung guna mendapat informasi yang seimbang.
Kita sudah berusaha menghubungi yang bersangkutan melalui twitternya maupun media sosialnya yang lain. Tapi belum ada jawaban. Karena kami juga mau objektif, siapa tahu dia ada informasi yang lain. Kita kan ingin komunikasi dengan yang bersangkutan supaya lebih objektif," tandas Anggiat. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Imigrasi Ngurah Rai Bali Deportasi Warga Portugal, Akan Melewati Rute Panjang Menuju Lisbon
-
Diduga Predator Pedofilia, Imigrasi Ngurah Rai Batalkan 4 WNA Masuk ke Bali
-
Amankan Red Notice, 16 Petugas Imigrasi Bali Diberi Penghargaan, Melampaui Ekspektasi?
-
Rapat dengan Komisi III DPR RI, Dirjen Imigrasi Bicara Soal Kesejahteraan Pegawai
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
Prabowo Perintahkan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi, Siapkan Rp 4 T untuk Fly Over Perlintasan
-
Polisi Singapura Tangkap Sindikat Predator Digital Pembuat Konten Seksual Anak untuk Media Sosial
-
PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!
-
Siapa Masinis KA Argo Bromo Anggrek? Begini Kondisinya Pasca Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur
-
Wakil Ketua DPR RI Desak Investigasi Menyeluruh Terkait Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
-
Berapa Kecepatan Kereta Argo Bromo? Termasuk yang Tercepat, Ini 5 Faktanya
-
Remaja Tewas Usai Motor Ditendang di Medan, Pelaku Tersinggung Diteriaki Saat Berpapasan
-
BFI Finance Terseret Kasus Debt Collector Keroyok Warga di Pekanbaru
-
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Palang Pintu Manual dan Dugaan Keterlibatan Ormas Disorot
-
Ketika Buku dan Pena Jadi Kemewahan: Retaknya Janji Pendidikan untuk Semua