Suara Denpasar - Melakukan pernikahan beda agama ternyata bisa menimbulkan permasalahan hingga rawan konflik. Mari simak apa saja dampak negatif nikah beda agama.
Dilansir dari Yoursay suara.com melakukan pernikahan menang hak setiap manusia, terlepas apapun agamanya. Namun akan ada dampak negatif yang ditimbulkan jika kedua mempelai ternyata memiliki keyakinan dan agama yang berbeda.
Terkait hal ini, baru-baru ini Pemerintah Indonesia membuat keputusan lewat Surat Edaran MA (SEMA) Nomor 2 Tahun 2023, dimana didalamnya tertuang larangan bagi pengadilan untuk mengabulkan pernikahan beda agama dan keyakinan.
Pasalnya, beberapa waktu lalu Pengadilan Negeri Jakarta Pusat diketahui sempat mengabulkan permohonan nikah beda agama.
Lalu apa saja dampak negatif yang ditimbulkan dari pernikahan beda agama?
1. Menimbulkan Konflik Keluarga dan Sosial
Dampak negatif dari menikah beda agama bisa menimbulkan konflik hubungan dengan keluarga dan lingkungan sosial. Penolakan atau ketidaksetujuan akan muncul dari keluarga yang cenderung konservatif terhadap pernikahan semacam itu.
Hal ini nantinya berpotensi merambah ke konflik hubungan dengan lingkungan sosial di sekitar pasangan beda agama tersebut.
2. Mengorbankan Keyakinan Masing-Masing
Baca Juga: Punya Kekasih Beda Agama, Pratama Arhan Ramai Digosipkan Pindah Agama
Dalam rumah tangga yang beda agama, ada kalanya salah satu pihak pasangan harus berkompromi dan mengorbankan keyakinan yang dianut demi suami atau istrinya.
Jika seseorang tidak bisa menyesuaikan diri dengan agama pasangannya hal ini malah bisa menimbulkan konflik internal yang merusak keharmonisan rumah tangga.
3. Timbul Konflik Karena Tidak Bisa Menghormati Keyakinan Pasangan
Memang tidak mudah untuk hidup dengan pasangan yang beda keyakinan. Apalagi jika tidak bisa menghormati tradisi dan nilai-nilai yang dianut oleh pasangan.
Jika tidak bisa saling menghormati dan bertoleransi, hal sensitif terkait isu agama bisa menimbulkan konflik pada pasangan yang beda agama ini.
4. Konflik yang Bisa Timbul Karena Menjalankan Perayaan dan Tradisi Agama
Pernikahan beda agama dapat memicu ketegangan saat dihadapkan dengan perayaan agama dan tradisinya. Terlebih jika pasangan tersebut sudah memiliki anak.
Sang anak bisa menjadi korban pertentangan agama orang tua, jika ada perselisihan dalam menjalankan perayaan dan tradisi agama tertentu. Baiknya anak harus diberi pengertian bagaimana orang tua yang beda agama menjalankan tradisi agamanya masing-masing. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan