Suara Denpasar – Baru-baru ini Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengungkapkan dua target tinggi yang diberikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir kepada Timnas Indonesia.
Dua target yang cukup tinggi diberikan Erick Thohir kepada Shin Tae-yong yakni membawa Timnas Indonesia mencapai babak terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Lalu, target kedua adalah Timnas Indonesia lolos ke Olimpiade Paris 2024. 2 Target ini dibeberkan sendiri oleh pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong saat menjadi bintang tamu dalam konten YouTube Denny Sumargo.
Dilansir dari akun Pebasket Sombong, Shin Tae Yong blak-blakan mengenai target yang dimandatkan padanya.
Dua target yang cukup tinggi bagi juru taktik asal Korea Selatan itu harus dihadapi di tengah padatnya event internasional yang akan dihadapi oleh Timnas Indonesia yakni Piala Asia 2022 dan juga Piala AFF 2023.
“Apa yang dibicarakan sama Pak Erick (Thohir) ada dua project. Pertama, lolos sampai kualifikasi babak terakhir di Piala Dunia tahun 2026. Lalu yang kedua, lolos ke Olimpiade Paris 2024,” kata pelatih yang akrab disapa STY itu dilansir Suara Denpasar dari laman YouTube Denny Sumargo, Minggu (30/7/203).
Langkah eks pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu akan dimulai saat Timnas Indonesia berhadapan dengan Timnas Brunei Darussalam pada babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia akan bermain dalam dua leg yang digelar pada 12 dan 17 Oktober 2023 mendatang.
Jika skuad Garuda mampu melewati hadangan Brunei Darussalam mereka akan masuk di Grup F pada babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia akan bersaing dengan musuh bebuyutannya di Asia Tenggara yakni Vietnam lalu Filipina dan Irak.
Sementara untuk Timnas Indonesia U-23, Shin Tae –yong harus bisa membawa Garuda Muda melangkah jauh di Piala Asia U-23 2024 karena tiga tim teratas di event tersbeut akan otomatis lolos ke Olimpiade Paris 2024.
Timnas Indonesia U-23 akan mengawali perjuangannya di babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 melawan Turkmenistan dan Taiwan pada September 2023 yang akan datang. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Terkenal Disiplin, Shin Tae Yong Sebut Tak Segan Keluarkan Pemain Hanya Gara-gara Telat Bangun
-
Terkuak! Ini Dua Target Besar Shin Tae Yong, Terungkap Langsung di Depan Ketua PSSI Erick Thohir
-
Cek Fakta: Gak Tahu Diri! Pelatih Vietnam Nekat Bicara Bodoh Gini Jelang Konta Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026?
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
HP Murah Realme C100i Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo 6.000 mAh
-
Spider-Man: Brand New Day Rilis Trailer, 'Kelahiran Kembali' Peter Parker
-
Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen
-
Konektivitas Udara: Faktor Penentu Kemenangan di Tengah Ketatnya Persaingan Destinasi Pariwisata
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran
-
Harga Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Segini Kisarannya
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Dulu Bikin Jantungan, Kini Kokoh Menyatukan Jabar-Jateng: Wajah Baru Jembatan Merah Putih Banjar
-
Wamen HAM Soroti Perbedaan Informasi Polri-TNI dalam Kasus Penyiraman Andrie Yunus