Suara Denpasar - Jakarta International Stadium alias JIS merupakan stadion megah yang dibangun di DKI Jakarta.
Pembangunan stadion dengan standar internasional itu sudah direncanakan sejak lama, kemudian diselesaikan oleh gubernur periode 2017-2022.
Anies Baswedan merupakan Gubernur DKI Jakarta yang menyelesaikan pembangunan stadion tersebut.
Kemegahan JIS tak jarang jadi kebanggaan, pasalnya stadion itu berdiri megah di Jakarta dan dilengkapi dengan sistem dan fasilitas transportasi umum yang baik.
Akan tetapi ternyata ada fakta gelap di balik megahnya bangunan stadion berstandar internasional itu.
Fakta tersebut diungkap oleh seorang warga bernama Paulus Melatuanan, ia merupakan warga gusuran JIS.
Usai digusur, dirinya menceritakan bahwa ia terpaksa tinggal di pemukiman kumuh, dirinya tidak bisa membayar biaya bulanan di rumah susun yang sudah disediakan Pemprov DKI Jakarta untuk warga yang terdampak penggusuran.
"Ketika sudah selesai pembangunan dan peresmian, kami sudah bangga banget, eh pasti kami ditempatin di rusun itu secepatnya, tapi tunggu-tunggu sampai saat ini belum," tutur Paulus dilansir Suara Denpasar dari kanal YouTube KOMPASTV pada Jum'at, (4/8/2023).
"Harga di luar jangkauan banget, dari Jakpro awal nawarin itu 1,5 per bulan, (saya) tidak sanggup, lalu diturunin lagi dengan harga 700 pun kami pun pikir bahwa kami belum mampu," jelasnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Habis Kesabaran karena Polemik JIS, PSSI Dibekukan FIFA
Paulus Melatuanan merupakan warga penggusuran JIS yang juga seorang guru bimbingan belajar alias Bimbel di rumahnya.
Dirinya menceritakan bahwa setelah digusur, terpaksa ia harus mencari tempat baru untuk anak-anak bisa belajar.
Kini, anak-anak harus belajar di bangunan seadanya di daerah pemukiman kumuh samping stadion megah tersebut.
Mulanya, Paulus ditanya soal kegiatannya di daerah JIS sebelum penggusuran.
"Bimbel, bimbingan belajar anak-anak SD, juga SMP, tiba-tiba ada penggusuran, kami mikir juga agar anak-anak ini mengerti tentang pendidikan kan," tutur Paulus.
"Nah aku cari lagi, nah dapat di sini," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Inilah 9 Keunggulan JIS yang Bikin Indonesia Bangga Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023
-
Cek Fakta: Pelebaran Jalan Menuju Stadion Selesai, JIS Dipilih FIFA untuk Opening Ceremony Piala Dunia U-17
-
Tak Disangka, Stadion Megah Setara JIS dan Berstandar FIFA Justru Dicuekin PSSI, Tak Masuk Lokasi Piala Dunia U-17?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, GEF-SGP Indonesia Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Huawei Nova 15 Max Debut Usung Baterai 8.500 mAh dan Tombol Mirip iPhone
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
-
Dari Desa di Pulau Obi, Rumah Belajar Ini Jadi Ruang Bermain, Membaca, dan Menumbuhkan Harapan
-
Wawalkot Zakiyuddin Pamerkan Gedung Warenhuis yang Direvitalisasi Era Bobby Nasution ke Raffi Ahmad
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu