Suara Denpasar - Polemik seputar Jakarta International Stadium (JIS) masih hangat diperbincangkan. Hal ini lantaran JIS diklaim tak sesuai standar FIFA.
Namun, kini stadion yang menjadi perbincangan publik ini tengah menjalani proses perawatan rumput atau verticutting.
Melalui akun Instagram @jakartastadium, pihak pengelola stadion membagikan foto-foto perawatan dan menjelaskan mekanisme yang dilakukan.
Verticutting, proses pemangkasan dan perawatan rumput, memiliki tujuan utama untuk mengatasi ketebalan thatching atau jerami rumput yang menumpuk di permukaan lapangan.
Thatching yang bertambah tebal seiring berjalannya waktu dan pertumbuhan rumput dapat mempengaruhi kualitas permukaan lapangan secara keseluruhan.
Ketebalan thatching memiliki dampak signifikan pada beberapa aspek, seperti keseragaman permukaan lapangan, pantulan bola secara vertikal, aliran bola yang halus, dan performa keseluruhan lapangan.
Penumpukan bahan organik di atas media tanam dapat menjadi hambatan bagi nutrisi, kelembaban, dan udara yang dibutuhkan oleh rumput untuk tumbuh dengan baik. Ini dapat mengganggu akses nutrisi yang penting bagi pertumbuhan yang sehat dan optimal.
Agar ketebalan thatching tetap terjaga dalam batas yang ideal, beberapa langkah perawatan dilakukan secara berkala.
Berikut beberapa langkah yang diterapkan dalam upaya meminimalisir penumpukan thatching di JIS:
1. Metode Pemangkasan yang Tepat:
Pemangkasan rumput dilakukan dengan metode yang tepat, termasuk teknik verticutting yang merata. Proses ini membantu mengurangi akumulasi jerami dan bahan organik yang dapat mengganggu pertumbuhan rumput.
2. Pemilihan Pupuk yang Sesuai:
Pemilihan pupuk yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan rumput sangat penting. Pupuk yang tepat dapat membantu memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan pertumbuhan rumput.
3. Penggunaan Alat-Alat Perawatan Tertentu
Salah satu alat yang digunakan adalah attlet cartridge yang digunakan untuk menyikat rumput. Pemakaian alat ini secara berkala membantu menjaga kualitas permukaan lapangan.
Berita Terkait
-
Menohok! Begini Kritik Pedas Mantan Kapten Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas Terhadap JIS yang Terus Berpolemik
-
Cek Fakta: JIS Mulai Direnovasi, FIFA Sampai Datangkan Ahli Rumput Eropa Demi Stadion yang Diajukan PSSI
-
Cek Fakta: FIFA Tunjuk Langsung Anies Baswedan di Hasil Final Jakarta International Stadium (JIS), Erick Thohir Tak Dilibatkan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Respons Mohamed Salah Usai Bantu Mesir Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan
-
Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan
-
Super Iconic, 4 OOTD Grungy Hip Hop ala Woojin LNGSHOT yang On Point!
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan
-
Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI
-
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
-
Tips Mengoleksi Merchandise Piala Dunia 2026 untuk Penggemar Sepak Bola