Suara Denpasar - Polemik Jakarta International Stadium (JIS) yang dipilih untuk perhelatan Piala Dunia U-17 mulai memasuki babak baru.
Setelah FIFA melakukan inspeksi atas stadion tersebut, kini tercuat kabar JIS sudah mulai direnovasi.
Demi memperbaiki kualitas stadion yang diajukan PSSI untuk Piala Dunia U-17, FIFA juga disebut sampai mendatangkan ahli rumput Eropa.
Informasi ini diungkapkan kanal YouTube Mata PROYEK lewat video berjudul 'Mulai Direnovasi! FIFA Datangkan Ahli Rumput Eropa Demi JIS, Piala Dunia U-17' yang diunggah pada Minggu (6/8/2023).
Video berdurasi 4 menit 26 detik itu pun telah diputar sebanyak 21 ribu kali hingga saat ini.
Namun, benarkah informasi yang disajikan tersebut?
CEK FAKTA:
Setelah ditelusuri, video itu rupanya dinarasikan dengan konteks yang salah. Pasalnya, video pendek itu justru berisikan penjelasan mengenai perbaikan JIS yang belum dapat dilakukan.
Narator menyebut, hal ini disebabkan karena PSSI harus menunggu surat keputusan dari FIFA terkait masuk atau tidaknya stadion ini dalam daftar tempat yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17.
Sementara itu, melansir dari laman resmi PSSI, Erick Thohir mengatakan bahwa FIFA memang memberikan perhatian kepada kualitas rumput stadion yang diajukan pihaknya.
Akan tetapi, perhatian ini diberikan kepada seluruh stadion, bukan hanya untuk JIS saja. Selain itu, rencananya pada 15-26 Agustus 2023, FIFA juga akan mengirim tim ahli rumput dari Australia.
"Ada 8 stadion yang diusulkan, di mana 6 di antaranya adalah yang sudah direview untuk U-20 lalu. Dari kesepakatan budget sepertinya mengerucut menjadi 4 stadion," kata Erick Thohir.
Namun, Erick Thohir belum bisa memastikan terkait waktu dimulainya renovasi JIS karena masih menunggu keputusan dari FIFA.
Sehingga, dapat dipastikan kabar mulainya renovasi yang dilakukan di JIS merupakan berita tidak benar atau hoaks. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Cek Fakta: FIFA Tunjuk Langsung Anies Baswedan di Hasil Final Jakarta International Stadium (JIS), Erick Thohir Tak Dilibatkan
-
Cek Fakta: Stadion JIS Raih Peringkat Terbaik Dunia, Anies Baswedan Resmi Dapat Penghargaan dari FIFA
-
Cek Fakta: Dibuat Malu! PSSI Merengut saat FIFA Takjub dengan Fasilitas dan Kemegahan Stadion JIS
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel