Suara Denpasar – Usai diminta untuk istirahat, kali ini Persebaya Surabaya telah resmi menghentikan kerja sama dengan Aji Santoso. Dengan kata lain, Aji Santoso akhirnya berpisah dengan Persebaya dan Bonek.
Kabar terkait berakhirnya kerja sama Aji Santoso dengan Persebaya ini telah diunggah oleh akun Instagram resmi Persebaya pada Senin (14/8/2023).
Dalam hal ini, Aji Santoso telah resmi berhenti menjadi pelatih Persebaya semenjak Minggu, 13 Agustus 2023 lalu.
Meski demikian, pihak Persebaya Surabaya turut mengungkapkan rasa terima kasih atas segala jasa dari Aji Santoso untuk memajukan Persebaya.
Bahkan manajemen Persebaya juga menerangkan bahwa pihaknya telah menawarkan sejumlah posisi untuk Aji Santoso, sejak diminta untuk istirahat.
Hal ini juga dilakukan, agar ia bisa menyelesaikan masa kontrak kerja, yang diketahui berlangsung hingga April 2024 mendatang.
Namun sayang, pria kelahiran 6 April 1970 ini menjelaskan bahwa dirinya tidak bisa menerima permintaan tersebut.
Hingga akhirnya, kerja sama dengan Aji Santoso ini resmi dihentikan oleh pihak Persebaya.
Penghentian kerja sama ini tentunya menuai beragam komentar dari Bonek, yang turut mengungkapkan rasa kagum dan terima kasihnya kepada Aji Santoso.
Tidak sedikit dari mereka yang menganggap mantan pemain Arema Malang ini sebagai salah seorang legenda dalam dunia sepak bola.
“Sejauh ini Anda pelatih lokal terbaik di liga 1, hanya ada Aji Santoso dan Rahmad Darmawan,” tulis akun @oktamilala
Baca Juga: Harus Bayar Denda Komdis Rp50 Juta, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi Langsung Minta Investigasi
Tak hanya itu, seorang Bonek juga mengaku akan terus mengingat perjuangan Aji Santoso membawa Persebaya menang di Malang, home dari Arema.
“Terima kasih atas dedikasinya coach. Bakal selalu kita ingat kemenangan di Malang. History Maker,” tulis akun @andrigunardi
“Kau tetaplah legenda bagi kami coach, maaf terima kasih, sampai jumpa,” tulis akun @croco_ftbll.
Sebagaimana diketahui, melansir dari ANTARA, sebelum Persebaya memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan Aji Santoso, pihak manajemen telah terlebih dahulu memintanya untuk beristirahat.
Hal ini terjadi setelah Persebaya diketahui kalah dalam pertandingan melawan Persikabo 1973, dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Keputusan ini memang harus diambil, karena tim sudah tidak mungkin memenuhi target tujuh poin dalam tiga pertandingan.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Masuk Babak Akhir, Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Kamis
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas
-
Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan
-
Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta
-
Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak
-
Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan
-
Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis
-
Tak Hanya Rekening, Akun Medsos Botok Juga Diblokir, Aksi Demo 27 Agustus Terancam Batal?
-
6 Film Resident Evil Tayang di Netflix September 2026, Ini Daftarnya
-
Tunggu Regulasi Subsidi, Asosiasi Motor Listrik: Yang Terpenting Kepastian