Suara Denpasar – Kebersamaan Persebaya Surabaya dengan Aji Santoso selama kurang lebih empat tahun terakhir resmi berakhir setelah kedua belah pihak sama-sama sepakat untuk mengakhiri kerja sama.
Sebelumnya, Aji Santoso diistirahatkan oleh manajemen Persebaya imbas dari rentetan hasil buruk tak pernah menang di lima laga beruntun di awal musim BRI Liga 1 2023-2024.
Setelah tidak menjadi bagian dari Persebaya, Aji Santoso yang mempersembahkan gelar turnamen pramusim Piala Gubernur Jawa Timur 2020 itu berbicara soal rekornya bersama tim berjuluk Bajul Ijo.
Menukangi Persebaya selama empat tahun terakhir membuat pelatih asal Malang, Jawa Timur itu menjadi pelatih yang cukup lama menangani sebuah klub sejak era Liga 1 pada 2017 lalu.
“Menjadi pelatih Persebaya selama empat tahun ini juga menjadi rekor pelatih yang bertahan empat tahun di era Persebaya kembali ke Liga 1,” ungkap pelatih berkacamata itu dilansir Suara Denpasar dari laman resmi PT. Liga Indonesia Baru (LIB), Selasa (15/8/2023).
Aji Santoso ditunjuk menangani Persebaya pada Liga 1 edisi 2019 lalu. Ia ditunjuk menggantikan posisi Wolfgang Pikal yang gagal mendongkrak prestasi tim di putaran pertama musim itu.
Di bawah tangan dinginnya, Persebaya yang di putaran pertama banyak berkutat di papan bawah berhasil mengakhiri kompetisi dengan finish di posisi runner up.
Prestasi tersebut menjadi prestasi terbaik Persebaya sejak promosi ke Liga 1 pada musim 2018.
Aji Santoso pun tak ingin perpisahannya dengan semua elemen tim di Persebaya berakhir dengan buruk karena ia merasa sudah menjadi bagian dari keluarga Persebaya sejak datang menangani tim pada 2019 lalu.
Baca Juga: Harus Bayar Denda Komdis Rp50 Juta, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi Langsung Minta Investigasi
Apalagi semasa aktif bermain, Aji Santoso juga menjadi bagian dari skuad Persebaya saat menjuarai Liga Indonesia musim 1997-1998 sehingga ia juga menjadi legenda hidup tim.
“Saya dulu masuk ke Persebaya dengan cara yang sangat baik begitu pula sekarang saya keluar dengan cara yang baik pula,” ucap pelatih yang mengantongi lisensi kepelatihan AFC A Pro itu. (*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Poin Surat Gubernur Mualem untuk Presiden Prabowo Soal Gas Blok Andaman
-
5 Cara Layering Serum yang Tepat agar Wajah Glowing dan Skincare Bekerja Maksimal
-
Lawrence Wong Undang Siswa Sekolah Garuda Ikut Pertukaran Pelajar ke Singapura
-
Bedah Data: Penjualan Mobil Listrik Polytron 2026 Kalahkan Brand Tenar dari Jepang dan Jerman
-
Andi Widjajanto Akui Datangi Lokasi Demo Bundaran HI, Bantah Ikut Aksi
-
Cegah Pelecehan Siber Berkedok Candaan, Dosen Unpam Bekali Siswa SMK Telkom "Red Flag Detector"
-
Kerugian Tembus Rp9,3 Triliun, OJK Ungkap Fakta Mengejutkan dari 'Love Scam'
-
Apa Bedanya Butter dan Margarin? Sering Dikira Sama padahal Beda Fungsinya
-
Ambisi Kecerdasan Buatan dan Harga Mahal yang Harus Dibayar Bumi
-
Ketua Golkar Takalar: Kalau Tidak Dukung Appi, Silahkan Ambil Kembali Surat Aslinya