Suara Denpasar- Berkelas, mungkin itu kata yang cocok disematkan kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk menjawab sindiran dari manajemen Persebaya mengenai Sidang Komdis PSSI yang sesat.
Melansir dari Surabaya.suara.com, manajemen bajol ijo kecewa dengan keputusan Sidang Komdis PSSI yang memberikan sanksi berupa denda Rp25 juta lantaran kehadiran suporter saat laga PSIS vs Persebaya di Stadion Jatidiri, 16 Juli 2023.
Manajer Persebaya yang diwakili oleh Candra Wahyudi mempertanyakan akal sehat Komdis PSSI terkait sanksi yang diberikan kepada pihak Persebaya Surabaya. Candra menyebut bahwa sanksi ini diberikan Komdis PSSI dengan cara semaunya sendiri.
"Tidak semata karena mekanisme jatuhnya vonis yang semau Komdis sendiri. Pun karena latar belakang munculnya aturan yang rasanya sangat dipaksakan," jelas Candra yang dikutip Suara Denpasar, Selasa (15/08/2023).
Lebih jelasnya, manajer Persebaya itu menjelaskan bahwa selama ini Komdis PSSI membentuk pengadilan yang sesat, tanpa ada pemanggilan kepada klub yang dituduh bersalah.
Menyikapi kekecewaan manajemen Bajol ijo tersebut, Erick Thohir menjawabnya dengan elegan bahwa keputusan dari Komdis PSSI ini sudah menjadi yang terbaik dan semua klub untuk menghormatinya.
“Kita kan harus disepakati komdis me-review, kalau komdisnya nakal ya saya copot. Tetapi dalam membangun ini semua kita perlu saling interaksi yang positif,” ucap Erick melansir dari Suara Sumedang.
“Kita bentuk komdis dan exco ini berdiskusi dan bukan hanya saya, semua berdiskusi. Kita sudah coba memberi komdis yang terbaik hari ini,” tandasnya.
Ketua umum PSSI tersebut juga memaklumi jika belum sempurna dalam periode kepengurusannya. Namun seiring berjalannya waktu, ia meyakini semua akan berjalan kearah yang lebih baik. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Erick Thohir pada Skuad Timnas Indonesia U-23 'Jadi ke Thailand Mau Liburan?' Pemain Kompak Jawab Begini
-
Erick Thohir Minta Polemik JIS Dihentikan Malah Kena Semprot Loyalis Anies Baswedan: 'Bicara Tidak Gunakan Data'
-
CEK FAKTA: Presiden Jokowi Perintahkan Ketum PSSI Erick Thohir Pecat Pelatih Asing Yang Tak Mau Lepas Pemain ke Timnas
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Sidak Wamendagri di Bandar Lampung: Saat WFA Bukan Berarti Libur
-
Bukan Sekadar Lari dan Angkat Beban: Rahasia Lolos Hyrox dari Ekosistem Latihan hingga Recovery
-
Badai di Kota Marmer: Drama OTT Bupati dan Malam Mencekam di Mapolres Tulungagung
-
4 Rekomendasi Pembersih Wajah Berbahan Bambu untuk Skin Barrier Kuat
-
Bungkus Sendiri Lebih Asyik: Tips Jajan Es Teh Kekinian di Tengah Kenaikan Harga Plastik
-
Trump Minta Bagian Tarif Kapal di Selat Hormuz, Picu Sorotan Global!
-
Buku Tamasya Ke Taman Diri; Menemukan Tuhan Lewat Kata-Kata Para Sufi
-
Membuka Akses Lebih Luas: Peran SIS dalam Menghadirkan Pendidikan Internasional di Indonesia
-
Timnas Futsal Indonesia Tak Gentar Hadapi 6 Jebolan Piala Dunia Milik Thailand di Final