Suara Denpasar - Polemik mengenai rumput Jakarta International Stadium (JIS) tampaknya belum juga usai. Setelah ramai soal rumput Jakarta International Stadium (JIS) untuk persiapan Piala Dunia U-17 yang dikabarkan tak sesuai standar FIFA, kini rumput tersebut baru saja menuai protes. Namun tampaknya ada kesalahpahaman di sini. Mengapa demikian?
Melansir dari akun Instagram @jakinstadium, akun resmi Jakarta International Stadium (JIS), beberapa waktu lalu JIS menjadi venue opening ceremony Porseni BUMD. Tepatny pada Selasa (8/8/2023) lalu.
Melihat opening event tersebut diadakan di atas rumput Jakarta International Stadium (JIS), netizen pun langsung melayangkan protes.
"Aduh kok malah di injek? Ga ada pengamanya apa?" tulis akun @diamdanbuktikan.
"Rumputnya jangan overuse dong min," tulis akun @igloversssss.
Sebagai penjelasan, event Porseni BUMD tersebut digelar di Lapangan Latih Jakarta International Stadium (JIS), bukan lapangan utama dalam stadion.
Lapangan latih ini dapat disewa untuk umum. Untuk membookingnya, masyarakat dapat mengunjungi situs gelora,id dengan biaya sewa Rp5.250.000,- per 2 jam.
Oleh sebab itu, tidak menjadi masalah jika masyarakat ingin menggunakan lapangan dari Jakarta International Stadium (JIS) ini. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Takut Anies Baswedan Makin Tenar, Opening Piala Dunia U-17 di Jakarta International Stadium (JIS) Tak Boleh Spektakuler
-
Menanti Janji Anies Baswedan Soal Kampung Susun Bayam Dekat Stadion JIS, Warga Pilih Tinggal di Tenda Liar
-
Warga Ngotot Bertahan di Tenda Darurat, Pembangunan Trotoar di Luar JIS untuk Piala Dunia U-17 Terancam Gagal
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Winger Bosnia Luka Menalo Dikabarkan Segera Gabung Persib Bandung
-
Persib Selangkah Lagi Dapatkan Eks Timnas Bosnia, Diklaim Sudah Teken Kontrak 2 Tahun
-
HP 5G Murah Anyar, iQOO Z11i Bakal Usung Baterai Jumbo dan Chip Snapdragon
-
6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh
-
2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna
-
Cara Saya Mengubah Kesepian Menjadi Ruang Terbaik untuk Mengenal Diri
-
75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta