Suara Denpasar - Kiper PSIS Semarang, Adi Satryo mendapatkan dukungan dari Wonderkid Persebaya Surabaya usai Somasi Suporter Persib Bandung.
Suporter Persib Bandung disomasi oleh Kiper PSIS Semarang lantaran berkomentar kasar di Instagram pribadinya Adi Satryo.
Adi Satryo menjadi amukan suporter Persib Bandung lantaran dinilai dengan sengaja ingin mencederai Arsan Makarim.
Seperti yang telah diketahui, pada laga PSIS Semarang kontra Persib Bandung terjadi benturan keras antara Arsan Makarim dan Adi Satryo.
Akibat benturan keras tersebut, penyerang Persib Bandung itu harus diperban bagian kepalanya.
Namun, Suporter Persib Bandung tak terima atas kejadian tersebut dan malah menyerang akun Instagram Adi Satryo hingga menyangkut ke keluarganya.
Adi Satryo yang tak terima serangan dari Suporter Persib Bandung tersebut pun melakukan somasi kepada dua akun Instagram yang menyerangnya.
Atas kejadian tersebut, Wonderkid Persebaya Surabaya, Ernando Ari pun turut memberikan tanggapannya.
Ernando Ari menyarankan kepada Adi Satryo untuk tidak selesai dalam kekeluargaan karena pelaku bukanlah bagian dari keluarganya.
Baca Juga: Kiper KMSK Deinze Yakin Marselino Ferdinan Mampu Bawa Tim ke Liga 1 Belgia karena Hal Ini
"Jangan ada kata maaf atau selesai secara kekeluargaan Di, mereka bukan keluarga kita tapi berani mencaci keluarga kita, Semangat Di," tulis Ernando Ari dikutip dari laman komentar postingan Instagram Adi Satryo.(*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha