Suara Denpasar - Gubernur Bali, Wayan Koster menginstruksikan kepada seluruh perbekel (Kepala Desa) untuk memberdayakan produk lokal Bali.
Instruksi itu disampaikan Pak Yan Koster saat mengukuhkan dan melantik pengurus forum Perbekel Provinsi Bali Tahun 2023-2028 di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Kamis (24/8/2023).
Menurut Wayan Koster, saat ini ada kecenderungan masyarakat mengkonsumsi produk luar Bali bahkan luar negeri. Kecenderungan ini membuat Bali loss ekonomi atau kehilangan perputaran ekonomi di Bali.
Karena itu Wayan Koster meminta agar kepala desa atau perbekel di seluruh Bali untuk mengelolah produk-produk lokal yang ada di desa, sehingga bisa digunakan oleh masyarakat setempat.
"Dorong warganya untuk menggunakan produk lokal Bali di Desa. Gunakan produk lokal untuk konsumsi sehari-hari, untuk upakara (kegiatan adat dan keagamaan) ataupun untuk kepentingan lainnya, gunakan produk lokal," pinta Wayan Koster.
Koster menyebutkan, produk yang sering diimpor seperti bawang putih dari Cina, dan beberapa produk lainnya dari Bangkok, Thailand.
Saat ini, kata Koster, pemerintah Provinsi Bali sedang berupaya meningkatkan produksi pertanian agar ketahanan pangan Bali bisa berdikari.
"Saya perlu sampaikan ini. Bawang putih Bali menggunakan bawang putih impor dari Cina. Jangan karena harganya murah jangan kita tergiur karena harganya murah."
"Beras juga, sayur-sayuran juga, buah-buahan juga, jangan lagi kita pakai produk-produk dari Bangkok itu. Mangga Bangkok, durian Bangkok, Apel Bangkok, jeruk Bangkok. Bangkok semua. Kebanyakan Bangkok lama-lama Bengkok kita, berhenti," tandasnya.
Baca Juga: Tanggapan Wayan Koster Soal Dukungan Sesepuh Banteng Bali ke Made Dator
Selain meminta untuk memberdayakan produk lokal, Koster juga meminta agar para kepada desa itu dapat menyelesaikan sampah di desanya masing-masing. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Dikritik Soal Artikulasi, Mahalini Akhirnya Bongkar Alasan di Balik Gaya Bernyanyinya
-
Yadea Siapkan Peluncuran Motor Listrik Jarak Jauh untuk Pasar Indonesia
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional
-
Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong
-
Kritik yang Menyentil Keserakahan Manusia dalam Kokokan Mencari Arumbawangi
-
Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO
-
Modus Licik Oknum Ulama Nikahi Banyak Perempuan: Pakai Dalil Palsu hingga Hamil Kembar
-
Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?
-
Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah
-
Gunung Awu Sangihe Menggeliat, Gempa Vulkanik Dangkal Meningkat