Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster rupanya masih ogah atau tidak tertarik menjadi pejabat istana.
Hal tersebut ditegaskan ketika ditanyai apakah siap apabila ditunjuk menjadi salah satu menteri dalam kabinet kerja presiden yang akan terpilih pada pemilu 2024.
Wayan Koster menegaskan dia masih fokus urus Bali. Bali harus tuntas katanya.
"Oh ndak ndak, saya harus di Bali, Bali harus tuntas," katanya usai mengukuhkan dan melantik pengurus Forum Perbekel Provinsi Bali Tahun 2023-2028, di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Kamis (24/8/2023).
Hal itu selaras dengan keinginannya untuk menjadi Gubernur Bali untuk periode kedua pada pemilu 2024 mendatang.
Padahal politisi asal Desa Sambiran, Kabupaten Buleleng itu punya potensi untuk menjadi menteri. Sebab, sebelum menjadi Gubernur Bali, Wayan Koster 3 kali secara berturut-turut terpilih menjadi DPR RI (2004-2019).
Selain itu dia adalah seorang akademisi. Wayan Koster pernah menjadi peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Depdikbud (1988-1994) dan juga dosen di beberapa universitas negeri maupun swasta (1994-2004).
Artinya secara karier politik dan pendidikan sudah cukup mapan untuk menjadi seorang menteri. Terlebih apabila calon wakil presiden 2024 dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo yang terpilih sebagai presiden.
Namun rupanya Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali itu belum berkeinginan menjadi menteri. Dia masih fokus mengurus Bali dengan harapan dapat terpilih kembali menjadi Gubernur Bali periode 2024-2029.
Baca Juga: Bukan Lagi Anak Emas Persib Bandung, Nasib Febri Hariyadi Kini Terancam?
Bahkan Wayan Koster telah merancang sejumlah proyek yang akan menjadi fokus ketika terpilih lagi. Seperti Shortcut, LRT hingga pembangunan TPS3R di desa-desa.
Saat melantik Forum Perbekel Provinsi Bali Tahun 2023-2028 tadi, Wayan Koster telah menginstruksikan agar setiap desa mampu mengelola sampahnya di desanya masing-masing dengan membangun TPS3R.
Para Perbekel itu pun menerima tantangan Wayan Koster tersebut. Dan akan ditagih pada tahun 2025.
"Udah beres, targetnya tahun 2025 semua sudah beres tiap desa. Kan janjinya mereka (Perbekel) 2 tahun," tutupnya.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi
-
Kurang dari 16 Jam untuk Persiapan! Iran Tercekik Aturan AS, Ghalenoei Protes Keras
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele