Suara Denpasar - PSIS Semarang alami banyak Kerugian setelah terjadi kerusuhan saat kontra Persib Bandung di Stadion Jatidiri pada pertandingan lanjutan Liga 1 musim ini.
PSIS Semarang harus mengalami Kerugian mencapai Rp60 juta saat menjamu Persib Bandung di Stadion Jatidiri.
Kerugian tersebut dialami PSIS Semarang usai Hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI pada tanggal 22-23 Agustus keluar.
Total kerugian PSIS Semarang yang mencapai Rp60 juta tersebut didapat dari pelanggaran keras Adi Satryo kepada pemain Persib, keributan suporter PSIS dengan suporter Persib, dan gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persib ke Stadion Jatidiri.
Selain itu, PSIS Semarang juga tidak berhak untuk mengajukan banding terhadap hukuman yang telah diberikan oleh PSSI.
Dengan total kerugian mencapai Rp60 juta, Suporter PSIS Semarang, Panser Biru pun tak terima dan menyemprot ketua umum PSSI, Erick Thohir.
Panser Biru membandingkan hal tersebut dengan punggawa PSIS Semarang, Marc Klok yang boleh mengajukan banding terhadap PSSI pada pelanggaran sebelumnya.
"Cair cair, Marc Klok saja bisa banding masa PSIS gak bisa, iya gak pak @erickthohir?" Tulis akun @mochamad_zulfan dikutip dari laman komentar postingan Instagram PSIS Semarang.
"Rumangsaku PSSI diketuai @erickthohir malah tambah mumet, denda terus," tulis akun @munifmahesajenar.
Baca Juga: Pemain PSIS Semarang Ini Lolos dari Hukuman Komdis PSSI, Warganet Protes ke Erick Thohir
"@erickthohir denda jalan tapi wasit Indonesia yang memimpin buruk di setiap laga, kapan VAR diberlakukan, mana janjimu," tulis akun @icko_arda. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Tribun Stadion Jatidiri Ditutup Imbas Rusuh PSIS Semarang vs Persib Bandung, Panser Biru Minta Yoyok Sukawi Evaluasi Panpel
-
Imbang Kontra Persik, Panser Biru Soroti Kelemahan PSIS Semarang, 'Pertahanan Kuat Kecuali...'
-
Lolos dari Hukuman Komdis PSSI, Gali Freitas Tetap Absen Bela PSIS Semarang, Ini Alasannya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?