Suara Denpasar - Persebaya Surabaya belum mengumumkan pelatih baru pengganti Uston Nawawi jelang kontra Borneo FC.
Laga Persebaya Surabaya melawan Borneo FC, menjadi pertandingan terakhir bagi Uston Nawawi melatih Tim Bajul Ijo.
Bonek yang mengetahui Persebaya Surabaya belum mengumumkan pelatih baru pun seperti membocorkan penyebabnya.
Menurut Bonek, alasan Manajemen Persebaya Surabaya belum mengumumkan pelatih baru pengganti Uston Nawawi dikarenakan mereka malu apabila tak sesuai harapan.
"Malu ya mau umumin pelatih barunya, makanya gak umumin sampai sekarang, karena gak sesuai yang diharapkan," tulis akun @barra_setiawan8 dikutip dari laman komentar postingan Instagram Persebaya Surabaya.
Bonek mengatakan hal tersebut dikarenakan manajemen Persebaya Surabaya mengeluarkan uang sedikit namun menginginkan pelatih yang bagus.
"Sesuai budget minim, minta grade A," tulis @muhammadrayyan9097.
Seperti yang telah diketahui, strategi Uston Nawawi bersama Persebaya Surabaya di kompetisi Liga 1 tergolong sukses.
Hal itu dikarenakan dalam empat laga terakhir, Persebaya Surabaya meraih tiga kemenangan dan sekali imbang. (*/Dinda)
Baca Juga: Yuk Ikut! Persebaya Surabaya Gelar Lomba, 10 Pemenang Akan Dapat Hadiah Menarik
Berita Terkait
-
Persebaya Surabaya Kena Semprot Bonek Usai Sang Wonderkid Alami Cedera Parah, Absen Kontra Borneo FC?
-
Paul Munster Fix Gantikan Aji Santoso Jadi Pelatih Persebaya Surabaya? Bonek: Feeling-ku Sih Divaldo Alves
-
Uston Nawawi Dibuat Pusing, Dua Pemain Kunci Persebaya Surabaya Absen? Bonek Tak Ingin Muluk-muluk Kontra Borneo FC
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026