Suara Denpasar - Kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia tampaknya marah besar dengan Anies Baswedan dan NasDem dengan Ketua Umumnya Surya Paloh.
Di mana, keduanya dinilai berkhianat dengan membuat kesepakatan tanpa persetujuan partai koalisi lain. Yakni Demokrat dan PKS.
Hal ini seiring munculnya kerjasama antara NasDem dan PKB yang akan mengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam Pilpres 2024 nanti.
Sontak, pengurus Partai Demokrat sampai tingkat daerah ramai-ramai menurunkan baliho Anies Baswedan yang sudah dipasang.
Lantas bagaimana dengan Bali? Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta menjelaskan, untuk di Bali sendiri belum memasang baliho Anies Baswedan. Jadi, tidak ada penurunan baliho yang mereka lakukan.
Namun demikian, ingat dia, semua bisa berubah jelang pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dan, terkait dengan langkah Anies Baswedan dan Surya Paloh yang dinilai mengkhianati partai berlambang mercy tersebut.
Ungkapnya, koalisi itu dibuat oleh masing-masing Ketua Umum Partai pendukung.
Layaknya undang-undang tentu ini harus ditaati bersama. Dan, bukan mau seenaknya sendiri, mengesampingkan partai pendukung koalisi yang lain.
"Kesepakatan antara elite bisa dikhianati, apalagi janji dengan rakyat yang tidak ada bukti tertulisnya," tukas dia menyentil Anies Baswedan dan Surya Paloh. ***
Baca Juga: Demokrat Marah Besar, Surya Paloh dan Anies Penghianat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek