Suara Denpasar - PSIS Semarang resmi melepas striker andalannya, Gali Freitas untuk pulang ke Timor Leste.
Gali Freitas pulang kampung lantaran mendapat panggilan tugas negera untuk membela Timnas Timor Leste pada ajang Kualifikasi Piala Asia U-23.
Dilansir dari laman resmi PSIS, Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengungkapkan, Gali Freitas pamit sementara waktu dari klubnya untuk persiapan menghadapi rangkaian pertandingan di ajang Kualifikasi Piala Asia U23 2024 yang akan dijalani Timnas Timor Leste.
Gali akan pulang kampung ke negara asalnya Timor Leste hingga beberapa hari kedepan. Ada agenda penting yang harus ia siapkan bersama Timnas Timor Leste, yakni kualifikasi Piala Asia U23 2024.
Gali Freitas yang merupakan pemain asing asal Timor Leste ini mendapat pemanggilan tugas dari tim nasional negara yang pernah menjadi bagian dari tanah air Indonesia.
Diketahui jika Federasi Sepak Bola Timor Leste (FFTL) telah mengirimkan surat permohonan ke pihak manajemen PSIS, untuk meminjam Gali Freitas sementara waktu demi membela Timnas di ajang Kualifikasi Piala Asia U23 2024.
Timnas Timor Leste U23 akan menyambangi Kuwait pada tanggal 7-12 September ini untuk menjalani babak kualifikasi Piala Asia U23 2024, Gali Freitas CS telah tergabung di Grup F bersama tuan rumah Kuwait, Irak dan Macau.
Terkait keberangkatan Gali ke timnas negaranya, Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi memberikan pernyataannya.
“Pada FIFA Matchday kali ini, tidak hanya Hulk (Sapaan dari pemain Wahyu Prasetyo) dan Dewangga yang mendapat pemanggilan Timnas, pemain asing PSIS Gali Freitas juga mendapat pemanggilan untuk ajang Kualifikasi Piala Asia U23,” ucap Yoyok Sukawi pada Kamis (31/8/2023).
Baca Juga: Lolos dari Hukuman Komdis PSSI, Gali Freitas Tetap Absen Bela PSIS Semarang, Ini Alasannya
Tak lupa Yoyok juga memberikan suntikan semangat dan dukungannya untuk usaha Gali Freitas dalam membela tim nasional negara kampung halamannya.
"Rencananya Gali akan berangkat setelah melawan Bali United dan setelah pertandingan terakhir di Kuwait tanggal 12 segera pulang ke Indonesia untuk bergabung bersama tim hadapi Persis Solo. Selamat berjuang Gali untuk Timor Leste,” lanjut Yoyok Sukawi.
Yoyok juga berharap Gali agar tidak berlama-lama di negaranya setelah tugas negaranya selesai, karena PSIS masih membutuhkan kehadirannya untuk melakoni banyak pertandingan di BRI Liga 1.
Gali Freitas saat ini menjadi andalan lini depan klub asal kota Lumpia ini. Dia menjadi pelengkap yang tajam di barisan penyerang PSIS Semarang bersama dua seniornya, Carlos Fortes dan Taisei Marukawa. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
6 Rice Cooker Maspion Terbaik, dari yang Mungil hingga Jumbo 6 Liter untuk Nasi Pulen
-
Suara Rakyat Lima Tahun Sekali, setelah Itu Siapa yang Berkuasa?
-
BRI KKB National Expo 2026 Raih Rekor MURI, Hadirkan Promo Kredit Kendaraan
-
Kata Damai AS - Iran Main Jauh, Donald Trump Putus Komunikasi soal Selat Hormuz
-
Zona Merah Hukum Adat: Mendesak Perlindungan Kesakralan Mama Papua di Tengah Konflik
-
BRI Raih Rekor MURI Melalui Kolaborasi Kredit Kendaraan di 131 Lokasi Tanah Air
-
Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Bau? Ternyata Bukan Cuma karena Beras
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Begini Cara Warga Israel Masuk Indonesia hingga Bisa Pelesir ke Bali hingga Toraja
-
Penangkapan Berujung Duka di Lamtim: Benarkah Nenek Sakdiyah Wafat Karena Syok Saat Digerebek?