- Wamen Haji dan Umrah bertemu Menko Perekonomian membahas perintah Presiden menekan _cash outflow_ ekonomi haji sebesar 50%.
- Rata-rata ekonomi haji Rp40 triliun, 80%nya _cash outflow_; pemerintah menargetkan peningkatan _cash inflow_ 50%.
- Strategi disepakati meliputi optimalisasi transaksi Rupiah melalui QRIS dan menarik 33 ribu wisatawan Arab Saudi.
Suara.com - Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menggelar pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Usai pertemuan, Dahnil mengungkap sejumlah yang hal yang dibahas, di antaranya terkait dengan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk mengendalikan cash outflow ke luar negeri dalam ekonomi haji.
"Karena memang amanat Presiden itu dalam konteks perhajian kita harus mengurangi cash outflow ke luar negeri, harus ditambah cash inflow-nya," kata Dahnil.
Dia mengungkap, rata-rata perputaran ekonomi haji setiap tahunnya mencapai Rp40 triliun, sebanyak 80 persen merupakan cash outflow.
Merujuk pada angka tersebut, Presiden Prabowo meminta agar aliran uang keluar tersebut ditekan. Pemerintah, katanya, menargetkan penurunan cash outflow sebesar 50 persen, dan meningkatkan cash inflow 50 persen.
Sejumlah strategi pun diusulkan Airlangga, salah satunya dengan mengoptimalkan penggunaan Rupiah melalui sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS.
"Nah tadi ada beberapa strategi yang disampaikan Pak Airlangga, misalnya memaksimalkan QRIS kita supaya yang cash outflow tadi bentuknya kembali lagi, tapi semuanya transaksinya dalam Rupiah melalui QRIS. Itu ide genuine dari Pak Airlangga tadi diskusi kita supaya pastikan itu," bebernya.
Di samping itu, mereka juga membahas optimiliasi pariwitasata. Pemerintah akan membuat program untuk menarik wisatawan Arab Saudi ke Indonesia.
Menurutnya, jumlah jemaah umroh dan haji setiap tahunnya tidak sebanding dengan kedatangan wisatawan Arab Saudi ke Indonesia.
Baca Juga: Geger Surat Misterius dari MSCI: Apakah Ini yang Bikin Presiden Prabowo 'Marah' pada Bursa Efek?
"Bayangkan lho, kita yang berangkat dari sini ke Saudi itu 3 juta, masa yang dari Saudi ke sini itu hanya 33 ribu. Nah itu yang kita sepakati tadi bersama Pak Airlangga. Pak Airlangga nanti akan bentuk Pokja khusus untuk mengorkestrasi semua paket-paket ekonomi khusus tentang ekosistem ekonomi haji," ujarnya.
Adapun salah satu upaya untuk mendorong peningkatan wisatawan Arab Saudi dengan memanfaatkan travel haji dan umroh untuk menjual paket-paket liburan ke Indonesia.
"Jadi travel-travel umrah kita, travel-travel haji kita itu tidak hanya jualan paket wisata dari Indonesia ke Saudi, tapi juga jualan paket wisata untuk Timur Tengah, dari Timur Tengah ke Indonesia," kata Daniel
Berita Terkait
-
Purbaya Ajak Kapolri Selesaikan Masalah Iklim Investasi Indonesia
-
Terkuak! Prabowo yang Minta Mundur Bos OJK dan BEI Gegara Kasus MSCI
-
Ingin Kampung Haji Sukses, Danantara Gaet Perusahaan Arab Saudi
-
Adik Kandung Ungkap Ada Pejabat 'Telur Busuk' Dekat Presiden Prabowo
-
Prabowo Bersihkan Telur Busuk Birokrasi, Hashim: Semua Opsi di Atas Meja!
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Pengendali Saham BUMI Update Porsi Kepemilikan Terkini, Free Float Aman
-
Rupiah Melemah Terus, Menkeu: Saya Tidak Bisa Kendalikan
-
Tips Mengajukan KPR Subsidi via Bank BTN Agar Diterima
-
Perusahaan Global Berebut Proyek Energi Hijau Indonesia, Saham-saham Ini Ikut Menguat
-
Prospek Properti Negara Tetangga dan Proyeksi Pasar Global Tahun 2026
-
Purbaya Mengaku Belum Diajak Bicara Istana soal Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN
-
Apindo Berharap Perjanjian Dagang RI-AS Pangkas Tarif Industri Padat Karya
-
PNM Raih Apresiasi Internasional, Komitmen Perluas Pemberdayaan Perempuan Lewat Orange Bonds
-
Pajak Kendaraan Jateng Naik Drastis, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Arus Kendaraan Mudik Diproyeksi Naik 7%, Bisa Picu Potensi Macet di Pelabuhan