Suara Denpasar- Tangan dingin pelatih kepala sementara di Persebaya Surabaya Uston Nawawi bahkan sukses membuat seorang bek sekalipun bisa ciptakan assist sampai 2 kali.
Full back kanan Persebaya Catur Pamungkas menciptakan dua assist dan menjadikannya sebagai pemain terbaik dalam laga Persebaya Surabaya vs Borneo FC.
Asis dua kali dalam satu laga oleh satu pemain, dan berposisi sebagai bek merupakan rekor tersendiri di skuat Persebaya Surabaya.
Polesan Uston Nawawi sukses memaksimalkan model sepakbola modern, yakni peluang bukan hanya diciptakan oleh pemain tengah atau depan, namun juga pemain yang berposisis ebagai bek.
Peran bek di era Uston Nawawi juga tidak hanya bagaimana menjaga pertahanan dari gempuran lawan, namun juga menciptakan peluang.
Full back kanan Persebaya Catur Pamungkas dalam laga di pekan ke 11 saat melawan Borneo FC juga membuat mati kutu penyerang sekaliber Stefano Lilipaly.
Stefano Lilipaly yang bertitel penyerang Timnas Indonesia dibuat mati kutu oleh Catur Pamungkas.
Borneo FC hanya bisa menciptakan gol karena ada bunuh diri dari pemain Persebaya Surabaya.
”Alhamdulillah, catatan ini cukup bagus buat saya, saya akan terus memberikan yang terbaik untuk tim,” kata Catur dikutip dari laman resmi Persebaya, pada Kamis (7/9). ***
Baca Juga: FIBA World Cup 2023: Langkah Latvia Kandas di Perempat Final
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas