Suara Denpasar - Pemain Persib Bandung, Febri Hariyadi sempat diprediksi memiliki masa depan yang cerah sebagai pelaku sepak bola.
Namun, kini karir Febri Hariyadi di Persib justru menurun secara signifikan dari musim ke musim.
Sebelumnya, Febri bahkan telah menembus tim utama Persib sejak 2015 di usianya yang baru menginjak 19 tahun.
Seperti dilansir melalui suara.com pada Jumat (8/9/2023), Febri telah bergabung tim utama Persib sekitar 7 musim.
Musim terbaiknya bersama Tim Pangeran Biru di Liga 1 2019 dengan mempersembahkan 9 gol dan 8 assist dari 28 pertandingan yang ia lakoni.
Sejak musim itu, performa pemain berusia 27 tahun tersebut tak pernah kembali dalam level terbaiknya. Ia pun hanya cetak 1 gol di musim lalu.
Sementara di Liga 1 2023/24 ini, Febri tak pernah terdaftar dalam susunan pemain Persib dalam 3 pertandingan terakhir.
Dalam kondisi performa yang terus menurun itu, Febri baru diberikan kesempatan bermain dalam 3 pertandingan. 2 diantaranya hanya sebagai pemain pengganti.
Febri Hariyadi juga tak memberikan kontribusi saat diberikan kesempatan bermain tersebut.
Baca Juga: Bukan Lagi Anak Emas Persib Bandung, Nasib Febri Hariyadi Kini Terancam?
Bahkan, ia sempat mengalami cedera setelah mendapatkan kartu merah ketika menghadapi Dewa United FC.
Kini posisinya telah direbut oleh Beckham Putra yang terus memberikan penampilan impresifnya.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati