Suara Denpasar – Mantan gelandang Madura United yang juga jebolan Timnas Indonesia U-19, Zulfiandi memutuskan untuk rehat sejenak dari sepakbola.
Keputusan tersebut diambil Zulfiandi karena ingin fokus merawat sang ibunda yang tengah terbaring sakit.
Keputusan Zulfiandi untuk rehat dari sepakbola disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadi miliknya, @zulfiandi_.
Pemain asal Aceh itu mengaku sebenarnya mendapat banyak tawaran dari tim-tim Liga 1 maupun Liga 2 tetapi ia memilih mengambil keputusan untuk fokus merawat sang ibunda.
“Namun, qodarullah untuk saat ini saya memutuskan untuk berhenti sementara dari karir sepakbola karena beberapa alasan,” ungkap Zulfiandi dilansir Suara Denpasar dari Instagram, @zulfiandi_, Kamis (14/9/2023).
“Diantaranya yaitu karena kondisi ibu saya yang sedang sakit,” sambungnya.
“Tentunya sebagai anak, saya ingin memberikan bakti untuk beliau,” tegas pemain yang namanya mencuat usai sukses membawa Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2013 di bawah arahan Indra Sjafri.
Dalam sepanjang karirnya di Liga 1, Zulfiandi memperkuat tiga klub yakni Bhayangkara FC, Sriwijaya FC, dan Madura United.
Musim lalu bersama Madura United, pemain berusia 28 tahun itu mengemas 21 kali penampilan.
Sosok Zulfiandi juga dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik yang dimiliki oleh Indonesia.
Madura United menjadi klub terlama yang dibela Zulfiandi tepatnya sejak 2019 hingga 2023. (*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim
-
Saat Biaya Logistik Ditekan, Pelaku Industri Beralih ke Layanan Distribusi Terintegrasi
-
Seperti Pesawat Jatuh! Kesaksian Horor Ledakan di AEON Mall yang Tewaskan 2 Orang
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
The House That Floated, Kisah Tanpa Dialog yang Membuat Pembaca Terharu
-
Aplikasi Snapboost Ditutup, Modusnya Berikan Suka di Media Sosial Bikin Uang Raib
-
Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar
-
Tinted Lip Balm Hanasui untuk Kulit Sawo Matang Shade Berapa? Cek Ulasannya
-
Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?