/
Senin, 18 September 2023 | 10:50 WIB
Kisah Nyata Sumur Sri Tanjung yang Berbau Harum, Asal-Usul Nama Banyuwangi (Instagram)

Kisah Legenda Sri Tanjung bukan sekadar mitos di mata masyarakat Banyuwangi. Beberapa tempat di wilayah ini diyakini memiliki kaitan erat dengan kisah ini.

Penataban adalah tempat di mana Raden Sidapaksa, penuh penyesalan, mengatasi rasa gilanya setelah membunuh Sri Tanjung.

Di Desa Kramasan, Sri Tanjung pernah keramas sebelum kejadian tragis itu. Selain itu, Desa Tanjung dianggap sebagai tempat kelahiran Sri Tanjung.

Sumur Sri Tanjung, yang terletak di belakang Pendapa Shaba Swagata Blambangan, adalah tempat di mana jasad Sri Tanjung diletakkan setelah peristiwa tragis tersebut.

Aroma harum dari mata air ini menjadi saksi bisu atas kejujuran Sri Tanjung. Keyakinan ini telah membentuk esensi nama Banyuwangi, "banyu" yang berarti air, dan "wangi" yang berarti harum.

Saking sakralnya kisah Legenda Sri Tanjung, penduduk Banyuwangi menganggapnya sebagai sesuatu yang tabu untuk dipentaskan di wilayah mereka.

Namun, kisah ini tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari warisan budaya yang kaya dan mendalam di Jawa Timur. ***

Load More