Suara Denpasar - Perdebatan terkait penggunaan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) untuk pertandingan Arema FC melawan Persebaya semakin memanas. Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, dianggap oleh sebagian kalangan Bonek sebagai seseorang yang tidak membela kepentingan Persebaya.
Eri Cahyadi, melalui pernyataannya menegaskan bahwa dalam situasi seperti ini, kepentingan negara harus ditempatkan di atas segalanya.
"Siapa sih yang gak ingin Persebaya main di sini, kendang Persebaya. Tapi kalau ada kepentingan bangsa yang lebih besar, kita harus bisa mengutamakan kepentingan negara ini, untuk kepentingan negara kita harus bisa mengutamakan negara. Saya yakin supporter bisa mengutamakan bangsa dan negara," ungkap Eri Cahyadi dikutip dari akun Instagram @persebayafans.27 (18/9/2023).
Pernyataan ini memicu reaksi beragam dari Bonek, suporter fanatik Persebaya. Banyak yang merasa bahwa keputusan untuk mengutamakan kepentingan nasional, seperti Piala Dunia U-17, membuat mereka merasa tidak dibela oleh walikota mereka.
“Jare walikota surabaya minimal ngewangi nego ta lapo ngunu looh cak @ericahyadi_” ujar akun IG @cak.muji.
“@ericahyadi_ GBT lak opo jare sampean toh pak, piala dunia yo sek sue, mosok digawe tgl 23 tok ae gaiso? Elingo pak piala dunia sementara persebaya selamanya, ojo digawe ruwet timbang piala dunia digawe yakyak'an arek²,” tulis akun Ig @oziimyname_.
Polemik ini mencerminkan betapa besarnya hasrat dan antusiasme suporter terhadap klub kesayangan mereka, Persebaya.(*/Rizal)
Berita Terkait
-
Belum Ada Tanggapan Terkait Penggunaan GBT, Bonek Akan Lakukan Aksi Damai: Jangan Usik Persebaya Kami
-
Belum Kunjung Kabulkan Permintaan Bonek Soal Ini, Ketum PSSI Erick Thohir Takut Pada Sosok Terkuat di Arema FC?
-
Kalah Telak dari Madura United, Suporter Persebaya Surabaya Bonek Malah Puji Aji Santoso, Ini Alasannya
-
Tolak Laga Panas Lawan Arema FC Digelar di Luar Surabaya, Bonek: Piala Dunia Sementara, Persebaya Selamanya
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Polres Bogor Tahan Agen Pengantin Pesanan, Inisial IS Resmi Jadi Tersangka TPPO
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Perusahaan di Kepri yang Telat Bayar THR Bakal Didenda Lima Persen
-
Pemerintah Klaim Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Ekspor Produk Lokal
-
Bank Sumsel Babel Beri Diskon 10 Persen di MDP Super Store, Potongan hingga Rp250 Ribu
-
Mudik 2026: Pelabuhan Ciwandan Siap Tampung 5.000 Motor, Lengkap dengan Area UMKM
-
Ambisi Telkom Siapkan Sovereign AI di 2028, Kurangi Bergantung dari Perusahaan Asing
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Modus Polisi Gadungan 13 WN Jepang di Bogor, Tipu Warga Sakura dari Rumah Mewah
-
5 Hak Tetangga yang Wajib Anda Tahu Agar Ramadan Berkah