Suara Denpasar- Kental Dengan Tradisi, Gamelan Selonding Bali Unjuk Gigi di Panggung Internasional di Ubud
Gamelan Selonding Bali menjadi salah satu jenis kesenian dan musik tradisional yang paling tua di Bali. Bahkan dulunya gamelan Selonding biasanya hanya dipentaskan di acara-acara bersifat sakral.
Namun kini perkembangan musik tradisonal termasuk gamelan Selonding Bali semakin populer. Salah satunya melalui event musim Indonesian Music Expo (IMEX) yang digelar empat hari di Museum Puri Lukisan Ubud. Event musik bertaraf internasional itu menampilkan sejumlah komposer atau penyanyi bernafaskan world music.
Sejumlah seniman musik tradisional dari Sabang sampai Merauke unjuk gigi di depan para penonton wisawatan asing dan domestik serta sejumlah delegasi dari beberapa negara. Di hari pertama, Kamis (21/9) malam, penampilan dari kelompok Gamelan Suling Gita Semara, Peliatan, Ubud, Gianyar berhasil pukau penonton.
I Wayan Sudiarsa alias Pacet, komposer dari kelompok Gamelan Suling Gita Semara mengatakan, kesempatan ini tak mau disia-siakan. Dia bertekad membawa Gamelan Selonding Bali semakin dikenal di mata dunia.
"Kami sangat memanfaatkan kesempatan ini. Sehingga eksistensi dari gamelan klasik yang kita miliki di Bali makin luas," kata Pacet saat diwawancara sebelum pentas. Selain bertekatembawa Gamelan Selonding Bali ke mata internasional, pihaknya juga ingin membuktikan bahwa Gamelan Selonding Bali juga bersifat fleksibel.
Dimana Gamelan Selonding Bali juga bisa diimprovisasi dengan mengisi vokal. Namun tetap harus mengikuti pakem yang ada. Tak boleh melenceng. Pada kesempatan uang sama, Edi Irawan selaku Pokja Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru, Direktorat Jenderal Kebudayaan RI, mengungkap bahwa IMEX merupalan bagian dari upaya memajukan musik tradisional Indonesia ke kancah dunia.
Di sisi lain, Artistic Dorector IMEX, Frankie Raden menjelaskan selama empat hari, IMEX yang mengusung tema A Paradise for World Music, tersebut akan menampilkan sejumlah musisi, penyanyi, komposer tradisional Nusantara.
Tag
Berita Terkait
-
Kembali Berulah, Video Bule Nekat Panjat Pagar Bandara Ngurah Rai Bikin Publik Geram
-
Bule yang Dorong Dan Tampar Polisi di Bali Divonis 1 Bulan Penjara Dan 3 Bulan Percobaan
-
I Dewa Agung Gede Lidartawan Cs Kembali Pimpin KPU Bali Periode 2023-2028
-
Metode Penyebaran Aturan Dos And Donts di Bali Dinilai Kurang Efektif, Ini Kata Kemenkumham
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Pakai Mesin Pajero Sport Versi Simpel, Mobil Ramah Biosolar Harga 60 Jutaan Ini Layakkah Dipinang?
-
Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global
-
Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Jual Video Asusila via Telegram, Pasangan Muda di Kediri Ditangkap Polisi
-
Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang
-
Pemprov Kaltim Klarifikasi Perihal Heboh Anggaran Laundry Gubernur Senilai Rp450 Juta
-
Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir
-
Daftar Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil
-
Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia