- Penyelenggara Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat mewajibkan evakuasi stadion jika terdeteksi sambaran petir dalam radius 13 kilometer.
- Badan Cuaca Nasional akan memantau kondisi cuaca secara real-time untuk memastikan keamanan seluruh pertandingan di lokasi turnamen.
- FIFA menerapkan jeda minum wajib dalam 104 pertandingan untuk melindungi fisik pemain dari risiko suhu panas ekstrem.
Suara.com - Penyelenggara Piala Dunia 2026 resmi menyetujui protokol khusus menghadapi badai petir selama turnamen di Amerika Serikat, menyusul kekhawatiran cuaca ekstrem pada musim panas di sejumlah kota tuan rumah.
Dikutip dari ABC.net, aturan baru itu mewajibkan pertandingan langsung dihentikan dan stadion dievakuasi apabila terdeteksi sambaran petir dalam radius 13 kilometer dari venue pertandingan.
Laga hanya dapat dilanjutkan setelah kondisi cuaca dinyatakan aman selama 30 menit penuh.
Jika aktivitas petir kembali terdeteksi dalam periode tersebut, hitung mundur akan diulang dari awal.
Untuk mendukung kebijakan tersebut, Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat akan menempatkan tim pemantau khusus di kota-kota tuan rumah guna memonitor perubahan cuaca secara real-time.
Data lapangan itu akan digunakan ofisial pertandingan untuk mengambil keputusan cepat terkait penghentian maupun kelanjutan laga.
Meski tidak mengancam penyelenggaraan turnamen secara keseluruhan, kebijakan ini berpotensi memicu perubahan jadwal dan penghentian pertandingan lebih sering selama kompetisi berlangsung.
Selain ancaman badai petir, laporan teknis panitia menunjukkan suhu di beberapa stadion Piala Dunia 2026 berpotensi melampaui 32 derajat Celsius.
Kondisi tersebut dikategorikan sebagai panas ekstrem untuk aktivitas fisik tingkat tinggi dan memicu kekhawatiran soal keselamatan pemain.
Baca Juga: Mauricio Pochettino Sesumbar ke Trump: AS Akan Juara Piala Dunia 2026
Sebagai respons, FIFA menyetujui penerapan jeda minum wajib dalam seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026.
Langkah ini diambil untuk menjaga kondisi fisik pemain di tengah cuaca panas yang diperkirakan menjadi salah satu tantangan utama selama turnamen berlangsung di Amerika Serikat.
Berita Terkait
-
Mauricio Pochettino Sesumbar ke Trump: AS Akan Juara Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Tak Aman? Pakar Keamanan Ungkap Ancaman Nyata di AS dan Meksiko
-
Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan
-
AS Dituding Peras Suporter! Ongkos Transport Piala Dunia 2026 Naik 1170 Persen
-
Profil Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Kanada - Dua Kota Ikonik dan Ambisi di Panggung Dunia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter