- Timnas Afrika Selatan kembali tampil di Piala Dunia 2026 setelah absen selama 16 tahun sejak edisi 2010.
- Pelatih Hugo Broos membentuk tim disiplin yang mengandalkan kombinasi pemain muda berbakat untuk meningkatkan daya saing kompetitif.
- Afrika Selatan lolos sebagai juara Grup C Kualifikasi CAF dengan mencetak 15 gol sepanjang babak kualifikasi berlangsung.
Suara.com - Timnas Afrika Selatan akhirnya kembali tampil di panggung Piala Dunia setelah penantian panjang sekitar 16 tahun.
Terakhir kali mereka berpartisipasi adalah saat menjadi tuan rumah pada edisi 2010.
Kini kehadiran mereka di Piala Dunia 2026 membawa semangat baru sekaligus harapan untuk tampil lebih kompetitif.
Skuad Bafana Bafana datang dengan fondasi yang lebih matang dibandingkan sebelumnya.
Kehadiran pelatih berpengalaman seperti Hugo Broos menjadi faktor penting dalam membentuk karakter tim yang lebih disiplin dan terorganisir.
Di bawah arahan Broos, Afrika Selatan mulai menunjukkan perkembangan, terutama dalam hal mentalitas bertanding.
Mereka tak lagi sekadar menjadi pelengkap, tetapi mulai diperhitungkan sebagai tim yang bisa memberi kejutan.
Kombinasi antara pemain muda potensial dan sentuhan pelatih berkelas dunia membuat Afrika Selatan berpotensi menjadi salah satu tim yang mencuri perhatian di turnamen nanti.
Julukan: Bafana Bafana
Pelatih: Hugo Broos
Kapten: Ronwen Williams
Ranking FIFA: 60
Penampilan di Piala Dunia: 3 Kali (terakhir tahun 2010)
Baca Juga: Profil Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Kanada - Dua Kota Ikonik dan Ambisi di Panggung Dunia
Performa Terkini
Dalam 5 laga terakhir:
Menang: 1
Seri: 1
Kalah: 3
Highlight: Afrika Selatan tampil tajam di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika dengan mencetak 15 gol, meski masih kebobolan sembilan kali.
Pemain Kunci
Lyle Foster (Striker): Penyerang andalan yang menjadi ujung tombak serangan. Ia mencatat tiga gol bersama Burnley serta total 10 gol di level tim nasional.
Mbekezeli Mbokazi (Bek): Bek muda berusia 20 tahun yang digadang-gadang sebagai masa depan lini pertahanan. Bermain di Amerika Serikat bersama Chicago Fire membuatnya punya modal adaptasi yang baik.
Kekuatan dan Kelemahan
Hugo Broos dikenal berani memberi kepercayaan kepada pemain muda serta menanamkan disiplin taktik yang kuat.
Pengalamannya membawa Kamerun juara Piala Afrika 2017 menjadi modal penting dalam membangun mental juara di skuad Afrika Selatan.
Tag
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir
-
Mauricio Pochettino Sesumbar ke Trump: AS Akan Juara Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Tak Aman? Pakar Keamanan Ungkap Ancaman Nyata di AS dan Meksiko
-
Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan
-
AS Dituding Peras Suporter! Ongkos Transport Piala Dunia 2026 Naik 1170 Persen
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter
-
Penantian 20 Tahun, Mikel Arteta: Kami Kembali ke Final Liga Champions