Suara Denpasar – Persikabo 1973 harus menelan malu usai kalah dramatis dari Persik Kediri dengan skor akhir 2-3 di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Bekasi hari Sabtu (23/9/2023) kemarin. Hal ini membuat eks pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso murka usai pemain Persikabo 1973 kembali mengulang kesalahan di laga sebelumnya.
Aji Santoso merasa kesal dengan anak asuhnya yang tidak menjalankan instruksinya dengan baik di atas lapangan.
Pelatih berkacamata itu sudah mewanti-wanti anak asuhnya untuk tidak membuat pelanggaran tidak penting di area pertahanan Persikabo 1973.
Gol penentu kemenangan Persik Kediri yang diciptakan bek asal Brasil, Anderson Nascimento menurut Aji Santoso tidak akan terjadi andai pemain Persikab0 1973 tampil disiplin dan menjaga konsentrasi mereka.
Pasalnya, gol lawan tercipta di menit-menit akhir masa injury time menjelang berakhirnya pertandingan.
Hal itulah yang membuat Aji Santoso merasa kecewa dan murka dengan penampilan timnya.
“Setiap pertemuan saya katakan jangan membuat pelanggaran tidak penting tetapi entah pemain saya mungkin lupa membuat pelanggaran lagi dan akhirnya terjadi gol lagi,” ungkap pelatih berusia 53 tahun itu dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Minggu (24/9/2023).
Hasil buruk itu menurut Aji Santoso sulit untuk mengangkat mental pemain Persikabo 1973 yang tak pernah meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir.
“Ya cukup sulit mengangkat mental anak-anak setelah beberapa kali pertandingan tidak menang,” bebernya.
“Saya pikir tadi (kemarin) seharusnya seri tapi kami masih kalah,” tandas Aji Santoso. (*/Rizal)
Berita Terkait
-
Usai Jebol Gawang Arema, Ze Valente Auto Diajak Ngopi Tetangga
-
Eks Persebaya Aji Santoso Kesleo Lidah Sebut-sebut Nama Persib Bandung Sebelum Lawan Persik Kediri
-
Bonek Colek Shin Tae-yong, Kode Kadek Raditya Pantas Bela Timnas
-
Digadang-gadang Bonek Masuk Timnas Indonesia? Inilah Profil Pemain Persebaya Surabaya Seharga Rp3,04 Miliar
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri