Suara Denpasar – Nama eks pemain PSIS Semarang, Pratama Arhan santer menjadi pembicaraan banyak pihak usai klub kasta tertinggi Korea Selatan (K League 1), Suwon FC dikabarkan tertarik menggunakan jasanya.
Suwon FC dikabarkan telah deal dengan Pratama Arhan yang akan didatangkan dengan skema free transfer dari klub sebelumnya yakni kontestan Liga 2 Jepang (J League 2), Tokyo Verdy.
Manajer Suwon FC, Choi Soon-ho mengungkapkan rencana timnya merekrut Pratama Arhan untuk menaikkan nilai klub terutama di wilayah Asia Tenggara.
Kemudian muncul rencana merekrut pemain berusia 21 tahun itu yang disebut-sebut dapat menaikkan nilai pasar klub di Indonesia yang mayoritas masyarakatnya menyukai sepakbola.
Rencana Suwon FC diungkap media asal Korea Selatan, Chosun yang menyebut Suwon FC menaruh perhatian terhadap perkembangan sepakbola di Asia Tenggara khususnya di Indonesia.
“Manajer umum Suwon FC, Choi Soon-ho yang mulai menjabat menjelang musim ini mengawasi pasar Asia Tenggara untuk meningkatkan nilai klub,” tulis Chosun dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Selasa (26/9/2023).
“Perhatian khusus diberikan kepada Indonesia. Suwon FC yang sedang mempertimbangkan pelatihan lokal memutuskan membutuhkan pemain asal Indonesia untuk aktif maju,” jelasnya.
“Sehingga mencari pemain berkualitas. Jadi, Arhan (Pratama) masuk dalam daftar calon,” lanjut Chosun.
Tetapi tak semata menaikkan nilai pasar klub di Asia Tenggara. Suwon FC merekrut Pratama Arhan juga terkait dengan misi klub melakukan regenerasi pemain.
Baca Juga: Gara-gara Pratama Arhan Tak Diturunkan Tokyo Verdy, Netizen Rujak Hiroshi Jofuku
Apalagi Suwon FC juga telah memantau kiprah Pratama Arhan saat membela Timnas Indonesia maupun klubnya saat ini, Tokyo Verdy. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi