Suara Denpasar - Pabrikan motor Jepang, Honda, selalu gencar banget dalam membuat motor-motor keren.
Nah, kini Honda baru saja nge-drop Honda Vario160 ke pasar Asia, setelah sebelumnya membuat heboh pasar Malaysia.
Dilansir dari selebtek.suara.com Honda juga baru merilis Honda Click 160 di Thailand untuk tahun 2023.
Uniknya, meski udah mendarat di Thailand, motor ini masih bener-bener mirip dengan yang ada di Indonesia, dari bentuk sampai mesinnya.
Tapi, yang bikin mata kita nggak bisa berkedip adalah warna-warni baru yang ditawarkan oleh Honda Thailand buat motor ini.
Pengen tahu kayak apa penampakannya? Yuk, kita cek sekilas!
Soal desain, Honda Click 160 tahun 2023 ini gak beda jauh sama versi Indonesia.
Motor ini punya bodi yang lebar dengan desain yang tajam dan penuh gaya. Di bagian depan, ada dual LED headlamp yang kelihatan futuristik, plus lampu sein yang simple tapi oke banget.
Bedanya, versi Thailand masih pake cakram biasa buat rem depan, sementara yang di Indonesia udah pake model cakram wavy.
Baca Juga: Ada Vespa, Daihatsu hingga Honda, Ini Daftar 24 Kendaraan yang Ikuti Event GIIAS Surabaya 2023
Urusan mesin, jangan khawatir, mesinnya tetep sama kaya yang ada di Indonesia.
Honda Click 160 versi 2023 ini punya mesin eSP+ 4 stroke 4 valve SOHC single silinder berkapasitas 156cc yang dilengkapi dengan sistem pendinginan cairan.
Mesinnya punya tenaga sekitar 15.4 PS di 8.500 Rpm dan torsi maksimal sekitar 13.8 Nm di 7000 Rpm. Keren, kan?
Berhubung motor ini pakai rangka eSAF ala Honda Genio dan Scoopy, bobotnya jadi lebih enteng, cuma sekitar 118 kg.
Honda Thailand ngehadirin Click 160 2023 dengan dua pilihan, ada yang pake CBS dan ada yang pake ABS.
Nah, soal fitur, motor ini dilengkapi dengan sistem pencahayaan full LED, speedometer yang full digital, ada USB charger buat ngecas hp, ruang penyimpanan yang luas di bawah jok, tempat penyimpanan di bagian depan, tangki bahan bakar berkapasitas 5,5 liter, dan sistem smartkey yang jadi fitur standar.
Membahas soal harga, Honda Click 160 versi 2023 dijual di Thailand dengan harga sekitar 27 jutaan buat versi CBS, dan sekitar 30 jutaan buat versi ABS. Mantap, kan?
Kalo bicara soal warna, versi ABS ada dua opsi warna, putih dan hitam doff, dan yang pake ABS juga punya velg dan emblem yang berwarna emas buat tampilan yang makin mewah.
Sementara versi CBS punya tiga warna, yaitu Magnetic Black, Red, dan Midnight Blue yang dikombinasikan dengan warna biru doff. Jadi, bisa pilih yang sesuai dengan gaya kamu! (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV
-
Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi
-
Tak Hanya Oud, Wewangian Khas Dubai Kini Tawarkan Aroma Manis hingga Floral yang Digemari Anak Muda
-
PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan
-
Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia
-
Diisukan Sakit dan Berobat ke Luar Negeri, Sri Sultan HB X: Saya Hanya Rutin Check Up
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo
-
Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai
-
Cak Imin Sindir Profesor yang Sudah Masuk Birokrat Tak Lagi Kritis, yang Penting Asal Babe Senang