Suara Denpasar – Indonesia mengalami kekalahan 2-0 melawan Uzbekistan pada babak 16 besar Asian Games Hangzhou yang digelar pada Kamis (28/9). Gol kemenangan Uzbekistan dicetak oleh pemain Uzbekistan, Sherzod Uzanov di menit 93 setelah memanfaatkan sepak pojok dari bintang Uzbekistan, Jarusbek Jaluliddinov. Hasil ini membuat Timnas Indonesia tersingkir dari perebutan medali Asian Games Hangzhou.
Di laga ini Timnas Indonesia menurunkan Ernando Ari, Bagas Kaffa, Andi Setyo, Rizki Ridho, Dony Tri, Alfeandra Dewangga, Muhammad Taufany, Syahrian Abimanyu, Egy Maulana Vikri, Ramadhan Sananta, dan Ramai Rumakiek.
Sementara itu Uzbekistan menurunkan 11 pemain terbaiknya, yaitu Otabek Boymurodov, Khamidullo Abdunabiev, Makhmudjon Makhmadjonov, Shokhjakhon Sultonmurodov, Bekhzod Shamsiev, Eldorbek Begimov, Asadbek Rakhimjonov, Sherzod Esanov, Otabek Jurakuziyev dan Alisher Odilov.
Di laga ini Ernando Ari bermain dengan sangat gemilang. Beberapa kali Ernando menyelamatkan Timnas Indonesia dari kebobolan. Berkali kali Ernando menepis gempuran dari pemain Timnas Uzbekistan. Rizki Ridho dan Andi Setyo juga bermain cukup solid.
Dalam laga ini, pertahanan Timnas Indonesia digempur habis habisan. Namun, hingga masa 90 menit berakhir, skor masih imbang 0-0.
Ketika peluit babak extra time dibunyikan, Uzbekistan langsung berinisiatif untuk membuka skor dengan menyerang pertahanan Indonesia. Hasilnya pada menit 93, gawang Ernando Arie akhirnya bobol setelah Sherzod Esanov berhasil memanfaatkan sepak pojok kreasi dari Jarusbek Jaluliddinov. Papan skor berubah 1-0.
Indonesia kemudian berinisiatif memulai serangan guna membalas ketertinggalan. Sempat ada asa pada menit 110 ketika Ramadhan Sananta berhasil mencetak gol memanfaatkan tendangan bebas dari Rizky Ridho. Sayangnya, gol Sananta dianulir karena berada dalam posisi offside.
Perjuangan Indonesia semakin berat ketika Hugo Samir, pemain yang baru masuk menit 85 mendapatkan kartu merah setelah menyikut pemain Uzbekistan. Indonesia pun semakin berat dan akhirnya menyerah 0-2 di ta
ngan Uzbekistan setelah Esanov kembali mencetak gol.
Hasil ini memastikan kegagalan Timnas Indonesia meraih medali pada cabor sepakbola. Meskipun begitu, apresiasi setinggi tingginya layak disematkan kepada Indra Sjafri dan pemain Tim Nasional Indonesia. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Dituding Bung Towel Pakai Buzzer Gegara Banyak Dibela, Inilah 3 Alasan Shin Tae-yong Mustahil Gunakan Cara Sepicik Itu
-
Belum Puas, Shin Tae-yong Siap Tambah Pemain Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia, Media Asing Beri Bocoran
-
Elkan Baggott, Bek Jagoan Timnas Indonesia Sukses Singkirkan Wolves pada Piala Liga Inggris
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Xiaomi 18 Series Jadi Smartphone Pertama dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6
-
3 Krim Apotek Pencerah Wajah Tanpa Resep Dokter, Ampuh Hempas Noda Hitam
-
Tak Ada Cara Lain! Begini Prosedur Hukum Jika Perwira TNI Aktif Terjerat Kasus Korupsi MBG
-
Prabowo Terima PM Singapura, Bahas Investasi hingga Energi Hijau
-
DPR Segera Temui Partai Non-Parlemen, Serap Masukan untuk Revisi UU Pemilu
-
BTN Borong Lima Penghargaan Internasional, Transformasi Beyond Mortgage Makin Diakui
-
Tarif Transjabodetabek Rp10 Ribu Jadi Bumerang! Warga Bakal Balik Pakai Kendaraan Pribadi
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Di Bawah Danantara, PNM Buka Pekerjaan Puluhan Ribu Lulusan SMA/SMK dari Keluarga Prasejahtera
-
Perombakan di Manajemen Danantara, Pahala Mansury Jadi Managing Director