Suara Denpasar - Pratama Arhan, mantan pemain PSIS Semarang, siap menghadapi saingan berat jika nantinya bergabung dengan klub K League 1, Suwon FC. Salah satu pesaingnya adalah seorang pemain Timnas Korea Selatan.
Kabar tentang kemungkinan Pratama Arhan pindah dari Tokyo Verdy ke Suwon FC mulai menyebar, terutama setelah media olahraga Thailand, Chosun, menggulirkan rumor ini. Kabarnya, Arhan akan resmi bergabung dengan Suwon FC pada Januari 2024, yang mana juga bersamaan dengan berakhirnya kontrak bek berusia 21 tahun ini. Ada kemungkinan bahwa Tokyo Verdy tidak akan memperpanjang kontraknya mengingat penampilannya yang kurang memuaskan.
Selain itu, rumor ini semakin terkonfirmasi dengan adanya aktivitas di media sosial Instagram, di mana Arhan dan Suwon FC saling mengikuti akun satu sama lain. Kemungkinan besar, pada awal tahun 2024, Arhan akan menjadi bagian dari Suwon FC.
Namun, jika benar-benar bermain untuk Suwon FC, Arhan harus bersiap untuk bersaing memperebutkan waktu bermain yang lebih banyak dibandingkan yang dia miliki di Tokyo Verdy.
Kompetisi di Suwon FC juga diperkirakan akan semakin ketat mengingat ada tiga pemain lain yang bermain di posisi bek kiri tim kelas atas Korea Selatan. Jadi, siapa sajakah pesaing-pesaing Pratama Arhan jika dia memutuskan bergabung dengan Suwon FC?
Berikut daftarnya:
1. Jeong Dong-hoo
Jeong Dong-hoo sebenarnya merupakan bek kanan asli, tetapi di musim 2023 K League 1, dia sering digunakan oleh Suwon FC sebagai bek kiri. Dia telah tampil sebanyak 11 kali sebagai bek kiri dari total 26 penampilannya musim ini, dan telah mencatatkan dua assist untuk Suwon FC. Selain itu, sulit bagi Arhan untuk menggantikan posisi Jeong Dong-hoo, terutama karena Jeong adalah pemain Timnas Korea Selatan dengan lima caps sejauh ini.
2. Kim Ju-yeop
Baca Juga: Terkuak Modus Match Fixing Liga 2, Satgas Anti-Mafia Bola Ungkap Uang Suap Rp 1 Miliar
Suwon FC juga memiliki bek kiri muda, Kim Ju-yeop, yang baru berusia 23 tahun. Musim ini, dia kadang-kadang menjadi andalan timnya. Meskipun tidak sepopuler Jeong Dong-hoo, Kim Ju-yeop tetap mendapatkan kesempatan bermain sebanyak enam kali di K League 1 dan satu kali di Piala FA Korea Selatan. Jika Suwon FC terdegradasi ke liga kasta kedua dan Jeong Dong-hoo pergi, maka Kim Ju-yeop berpotensi menjadi pilihan utama di posisi bek kiri.
3. Lee Tae-sub
Selain Kim Ju-yeop, Pratama Arhan juga akan bersaing dengan Lee Tae-sub, bek kiri muda lainnya di Suwon FC. Pemain berusia 23 tahun ini belum mendapatkan banyak kesempatan bermain musim ini karena harus bersaing dengan Jeong Dong-hoo dan Kim Ju-yeop.(Rizal/*)
Berita Terkait
-
Pratama Arhan Disebut Akan Sial Seperti Ini Jika Masuk K-League 1 Bersama Suwon FC
-
Khawatir Pratama Arhan Cuma Jadi Objek Marketing Suwon FC, Netizen Indonesia Ramai-Ramai Ingatkan Jangan Follow Dulu Akun IG Klub
-
Fix! Pratama Arhan Wajib Tingkatkan Kemampuan, Saingannya di Suwon FC Tak Main-main, Salah Satunya Bintang Timnas Korea Selatan
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati