Suara Denpasar - Kementerian PUPR bersama dengan BP (Badan Pengusahaan) Batam menggelar rapat teknis. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pembangunan Kawasan Rempang.
Sebelumnya pada Senin (25/09/2023) Kementerian PUPR mendapat mandat dari Presiden Jokowi untuk membuat site plan atau rencana tapak permukiman yang jumlahnya mencapai 1.322 Kepala Keluarga.
Selain itu Johanes Wahyu Kusumo Susanto, Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman, Direktorat Jenderal Cipta Karya menyebut bahwa rapat ini untuk mengetahui lingkup dari PUPR.
"Jadi dengan rapat ini, kami ingin mengetahui lingkup pekerjaan yang dapat dilakukan oleh Kementerian PUPR kedepannya," Ujar Johanes seperti dikutip Suara Denpasar dari Antara dengan judul artikel Kementerian PUPR-BP Batam gelar rapat teknis percepat bangun Rempang.
Dalam penjelasan nya, ia menyebut bahwa setidaknya ada 961 kk yang akan digeser ke Tanjung Banun. Dengan begitu akan ada total 1.322 kk yang akan bermukim dan Tanjung Benun setelah sebelumnya ada 361 kk.
Ia juga menyebut bahwa nantinya Tanjung Banun akan dijadikan percontohan kampung nelayan yang eco friendly.
Dilain pihak, Enoh Suharto selaku anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, akan berkoordinasi dengan PUPR agar pembangunan di Kawasan Rempang segera terselesaikan.
"Semoga pembangunan Rempang Eco City ini bisa segera berjalan dan memberikan dampak kesejahteraan Masyarakat kedepannya"
Ia juga menyebut bahwa percepatan ini adalah langkah untuk memenuhi hak masyarakat.(Rizal/*)
Baca Juga: Profil Justin Mathieu, Pemain Asal Belanda yang Disebut Menjadi Incaran PSSI
Berita Terkait
-
Rencana Amankan Rempang, 200 Personel Brimob Polda Riau Akhirnya Dipulangkan ke Daerah Asal
-
Menteri PUPR Basuki 'Berulah' Lagi Jadi Pengamen, Tapi Malah Dapat Tisu!
-
Gelontorkan Anggaran Rp 400 Miliar, Kementerian PUPR Selesaikan Pembebasan Lahan Proyek Underpass Joglo
-
Konflik Pulau Rempang: Mereka Menolak Kampung-kampung Bersejarah Mereka Digusur
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA