Suara Denpasar - Pengamat Sepakbola sekaligus mantan pelatih profesional futsal, Coach Justin berkomentar soal kekalahan Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022.
Di media sosial, kabar kekalahan Timnas Indonesia U-24 di babak 16 besar Asian Games 2022 cabang olahraga sepakbola ramai dibicarakan.
Tak sedikit dari warganet malah menyudutkan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-24 yang tak mampu menampilkan permainan terbaiknya.
Memang Timnas Indonesia U-24 kalah 0-2 dari Uzbekistan, namun menurut Coach Justin, apa yang telah dilakukan Indra Sjafri adalah sebuah proses perjuangan.
Coach Justin sebagai pengamat membela Indra Sjafri di tengah komentar negatif menyerbu pelatih Timnas tersebut.
Dari keterangan Coach Justin, Indra Sjafri perlu menaikan jam terbang agar bisa menyamakan taktiknya dengan pelatih Timnas Senior Shin Tae-yong, seperti dilansir dari kanal YouTube Justinus Lhaksana, Jumat, (29/9/2023).
Bahkan, Justin menjelaskan, sepakbola bukan hanya tentang kalah atau menang, melainkan jauh lebih dari itu.
"Itulah salah satu alasan kenapa gue bikin YouTube, sepakbola itu bukan hanya menang kalah. Menang kalah itu bonus," jelas Justin.
Menang atau kalah dari kacamata Justin adalah sebuah proses di atas lapangan melalui kerja keras dengan sistem yang dibangun.
Baca Juga: Pencapaian 10 Pelatih Asing yang Pernah Tukangi Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Jadi yang Terbaik?
Dan sistem atau pondasi yang kuat terkadang perlu melalui hasil tak sempurna seperti halnya Indra Sjafri.
"Menang kalah itu adalah hasil. Hasil yang kita raih dengan kerja keras, dengan proses membangun sebuah pondasi yang kuat. Nah untuk bisa membangun pondasi kuat itu up side down (naik turun), ini Asian Games, anggep aja down," pungkas Justin.
"Gue yakin tim Indra Sjafri dan para pelatihnya yang punya jam terbang bagus, akan naik lagi, maka sekali lagi, kalian kritik gue paham, gue juga engga puas dengan hasilnya, apalagi kalahnya sama Uzbekistan," lanjutnya.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
-
Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru
-
Debut Jadi Eksekutif Produser, Irish Bella Pusing Urus Budget Film Horor Dosa
-
Ketua DPRD Kepri Asyik Kendarai Moge Tanpa Helm, Auto Kena Sentil Warganet