Suara Denpasar - Timnas Indonesia dinilai mengalami peningkatan cukup pesat sejak era kepelatihan Shin Tae-yong.
Peningkatan tersebut bisa dibuktikan dengan melesatnya posisi Timnas Indonesia dalam rangking FIFA.
Saat ini berkat tangan dingin Shin Tae-yong, Timnas Indonesia terbang menempati urutan 147 ranking FIFA terbaru, posisi tertinggi dalam sejarah Garuda.
Meski belum membuahkan trofi di level senior, akan tetapi pencapaian ini sangat layak diapresiasi.
Kredit khusus pantas diberikan kepada juru taktik asal Korea Selatan tersebut, di mana harapan mulai banyak ditanam oleh para pendukung Tim Garuda.
Jika ditarik mundur ke belakang, torehan STY selama membesut Timnas Indonesia juga menjadi yang paling bagus di antara pelatih asing lain yang pernah mengisi posisi ini.
Berikut adalah deretan catatan 10 pelatih asing terakhir yang pernah menukangi Timnas Indonesia senior, data diambil dari situs Transfermarkt hingga 29/9/2023.
1. Shin Tae-yong
Kebangsaan: Korea Selatan
Masa kepelatihan: 1 Januari 2020 - Sekarang
Jumlah pertandingan: 34
Rata-rata poin per game: 1,85
2. Simon McMnemy
Kebangsaan: Skotlandia
Masa kepelatihan: 1 Januari - 14 November 2019
Jumlah pertandingan: 7
Rata-rata poin per game: 0,86
Baca Juga: Kelas! Inilah 2 Pemain Asing yang Disebut Akan Dinaturalisasi Shin Tae Yong untuk Timnas Indonesia
3. Luis Milla
Kebangsaan: Spanyol
Masa kepelatihan: 20 Januari 2017 - 21 Oktober 2018
Jumlah pertandingan: 6
Rata-rata poin per game: 1,33
4. Alfred Riedl
Kebangsaan: Austria
Masa kepelatihan: 9 Desember 2013 - 13 Januari 2015 dan 1 September 2016 - 18 Desember 2016 dan 10 Mei 2010 - 14 Juli 2011 (3 periode)
Jumlah pertandingan: tidak tercatat
5. Jacksen F. Tiago
Kebangsaan: Brazil
Masa kepelatihan: 31 Maret - 8 Desember 2013
Jumlah pertandingan: 6Rata-rata poin per game: 1,17
6. Wim Rijsbergen
Kebangsaan: Belanda
Masa kepelatihan: 1 Januari - 31 Desember 2011
Jumlah pertandingan: 7
Rata-rata poin per game: 0,57
7. Ivan Kolev
Kebangsaan: Bulgaria
Masa kepelatihan: 30 November 2001 - 30 November 2003
Jumlah pertandingan: tidak tercatat
8. Peter White
Kebangsaan: Inggris
Masa kepelatihan: 1 Januari 2004 - 18 Januari 2007
Jumlah pertandingan: tidak tercatat
9. Bernd Schumm
Kebangsaan: Jerman
Masa kepelatihan: 30 November 1998 - 30 November 1999
Jumlah pertandingan: tidak tercatat
10. Henk Wullems
Kebangsaan: Belanda
Masa kepelatihan: 1 Juli 1996 - 30 November 1997
Jumlah pertandingan: 4
Rata-rata poin per game: 0,25. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini