Suara Denpasar - Pada Jumat malam kemarin (29/9/2003), Bali United berhasil menumbangkan Persikabo 1973 dengan skor 2-0. Di laga tersebut, Bali United menunjukkan performa yang sangat baik lantaran bermain di hadapan para pendukungnya sendiri. Bahkan, baru saja 7 menit laga berlangsung, Bali United sudah berhasil menciptakan 3 peluang.
Ilija Spasojevic sempat menggetarkan gawang Persikabo 1973, meski akhirnya dianggap tidak sah oleh pengadil. Ever Bessa yang memberikan umpan padanya terlebih dahulu masuk dalam jebakan offside. Namun, akhirnya pendukung tuan rumah pun terpuaskan dengan gol dari Novri Setiawan,
Novri yang dalam posisi cukup bebas dapat dengan baik memanfaatkan assist dari Ilija Spasojevic. Hingga babak pertama berakhir, Bali United berhasil mempertahankan skor 1-0 dari Persikabo.
Di babak kedua, Persikabo mencoba bermain dengan lebih berani demi mengejar ketertinggalan. Namun, klub berjuluk Laskar Padjajaran tersebut kurang baik dalam penyelesaian akhir.
Hal tersebut membuat Persikabo 1973 cukup kesulitan menciptakan gol balasan.
Sang stiker Persikabo, Dimas Drajat pun terlihat mati langkah dalam laga tersebut. Performa yang kurang maksimal juga ditunjukkan oleh para pemain Persikabo lainnya.
Sang pelatih, Aji Santoso pun nampak memasang wajah kecewa atas performa anak asuhnya.
Memasuki satu jam pertandingan, Bali United masih tampil dengan perkasa, hingga tim lawan pun semakin kesulitan untuk membendung serangan demi serangan. Namun sayangnya, Bali United harus kehilangan Novri Setiawan karena mendapatkan kartu kuning kedua.
Meski unggul dalam jumlah pemain, namun Persikabo masih belum bisa menciptakan gol balasan. Justru pada menit-menit akhir, melalui gol Jefferson Mateus, Bali United berhasil mengukuhkan kemenangan 2-0 atas Persikabo.
Baca Juga: Siap Main Gacor! Stefano Cugurra Bongkar Stategi Bali United Hadapi Persikabo di Liga 1
Dengan kemenangan atas Persikabo 1973 tersebut, Bali United telah menambah 3 poin yang membuat posisinya kembali ke papan atas klasemen sementara BRI Liga 1 musim 2023/2024.
Saat ini, klub bola yang berdiri sejak tahun 1989 tersebut menempati posisi ke-6 klasemen. Sedangkan, Persikabo hanya berhasil bertahan dan menempati posisi ke-17. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Perankan Amina di Suamiku Lukaku, Acha Septriasa Ungkap Beratnya Jadi Korban KDRT
-
Apa Itu Lipstick Effect? Fenomena Berburu 'Kemewahan Kecil' saat Ekonomi Sulit
-
Rupiah Melemah, Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Angka Rp2,7 Juta per Gram
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'
-
Alasan Achmad Syahri Main Gim saat Rapat di DPRD Jember: Lupa Kasih Makan Sapi Virtual
-
IHSG Merosot Lagi di Awal Perdagangan, DSSA dan TPIA Terus Anjlok
-
4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
-
Jelang Pacu Jalur, Kondisi Arena Tepian Lubuok Sobae Memprihatinkan
-
Hanya Karena Teguran Sepele, Kakek di Jombang Nekat Bakar Toko Grosir Tetangga