Suara Denpasar - Mahasiswa Universitas Udayana yang dipimpin oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana mengadakan aksi peringatan Dies Natalis ke-61 Universitas Udayana.
Aksi ini merupakan bentuk refleksi dalam menyambut ulang tahun ke-61 Universitas Udayana, sekaligus sebagai wujud kepedulian mereka terhadap masa depan kampus tersebut.
Jumat, 29 September 2023, sekitar pukul 09.00 WITA, massa aksi mulai berkumpul di titik kumpul dengan persiapan yang matang, termasuk sesi briefing oleh koordinator lapangan, I Nengah Aditya Kusuma Putra, Ketua BEM Udayana, I Putu Bagus Padmanegara, dan anggota tim aksi lainnya.
Kemudian, pukul 11.00 WITA, massa aksi bergerak menuju venue upacara akademik yang berlangsung di Gedung Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana. Acara tersebut diresmikan dengan pemukulan palu penutupan pada pukul 11.40 WITA.
Setelah itu, secara serentak, massa aksi membuka spanduk dan memberikan orasi yang berisikan aspirasi serta keprihatinan terhadap kondisi di Kampus Universitas Udayana.
Namun, sayangnya, beberapa oknum Resimen Mahasiswa (Menwa), petugas keamanan kampus, dan panitia mencoba menghentikan aksi tersebut.
Mereka merobek spanduk yang telah dibuka dan berusaha menghentikan orasi yang disampaikan oleh Ketua BEM Udayana.
Tindakan ini menunjukkan adanya upaya pembungkaman terhadap suara mahasiswa, yang merupakan salah satu fondasi demokrasi di Universitas Udayana.
Namun demikian, semangat perjuangan massa aksi tidak padam. Mereka kembali melakukan orasi di depan Gedung Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana.
Baca Juga: Ada Apa? Diatensi Kejaksaan Agung, Kasus SPI Unud yang Ditangani Kejati Bali Jalan Ditempat
Berbagai kritik dibawakan sebagai cara untuk memberi informasi kepada masyarakat bahwa Kampus Universitas Udayana yang sudah berusia 61 tahun ini memiliki sejumlah permasalahan yang perlu segera diatasi.
Di bawah tagar #ReformasiUdayana, pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa Universitas Udayana harus terus berbenah dan tidak boleh berpuas diri.
Aksi ini tidak dimaksudkan untuk mencoreng nama baik universitas, melainkan sebagai sebuah peringatan untuk segera memperbaiki dan mengungkapkan segala permasalahan yang ada.
Pada kesempatan itu mahasiswa juga melayangkan lima tuntutan. Yakni menuntut perbaikan pelayanan akademik berupa pembenahan sistem informasi di Universitas Udayana; Pembenahan kualitas tenaga pendidik serta sinkronisasi jadwal dan porsi tenaga pengajar antara Kampus Jimbaran dan Kampus Sudirman;
Menuntut keterbukaan terhadap_kasus korupsi yang menyangkut rektor, baik melibatkan naiknya nominal IPI, UKT yang tak tepat sasaran, serta verifikasi IPI yang harus melibatkan mahasiswa di dalamnya; Menuntut pembenahan operasional lembaga penanganan kasus kekerasan seksual di Universitas Udayana dengan melibatkan pihak yang lebih luas; serta Menuntut pembenahan sistem pengelolaan fasilitas sarana prasarana agar tidak berbayar dan berbelit serta keamanan dengan menuntut pembuatan prioritas anggaran.
Selain menyoroti tuntutan perbaikan infrastruktur di kampus, mahasiswa juga mempertanyakan perkembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Rektor Universitas Udayana yang belum tuntas hingga saat ini. Aksi ini merupakan upaya mahasiswa untuk memperjuangkan perubahan positif di lingkungan kampus mereka. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur