Suara Denpasar - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana (UNUD) secara terbuka menantang calon anggota legislatif (Bacaleg) untuk menonjolkan gagasan, bukan pamer wajah lewat baliho di setiap persimpangan jalan.
Mengingat baliho-baliho itu selain akan menambah timbunan sampah plastik, juga mengganggu keindahan kota. Selain itu menunjukkan minimnya ide kreatif para bacaleg tersebut.
Menjelang pemilu 2024, Bem Unud menantang para bacaleg Bali baik ditingkat Kabupaten/kota maupun Provinsi untuk menunjukan gagasan mereka dalam diskusi dengan tajuk "Simakrama Pemilu" yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.
Bem Unud melalui Kepala Departemen Bidang Aksi dan Propaganda, Ricardo mengatakan ide itu didasarkan pada banyaknya kebijakan yang disahkan oleh DPR yang justru tidak berpihak pada rakyat.
Sikap itu tentu adalah sebuah iron. Pasalnya selain banyak menyesahkan undang-undang yang cacat prosedural dan tidak melibatkan pertimbangan publik, lembaga legislatif kini sudah seperti perusahaan.
Akhirnya anggota DPR harus tunduk kepada ketua partai, ketimbang pada kepentingan rakyat.
Menurut Ricardo, kesadaran anggota DPR harus dikembalikan. Bahwa kepentingan rakyat di atas segala-galanya, bukan malah sebaliknya.
"Kami tidak ingin Bali dipenuhi oleh anggota legislatif yang menggunakan baliho, bukan ide dan gagasan. Kami tidak ingin Bali dipenuhi oleh anggota legislatif yang hanya mendengarkan perintah bos (Ketua partai), dan kami tidak ingin Bali dipenuhi oleh anggota legislatif yang tidak mau mendengarkan apa itu tuntutan rakyatnya," ujar Ricardo, Sabtu (23/9/2023).
"Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami dari Bem Udayana menantang seluruh calon anggota legislatif dari seluruh partai yang ada di Bali untuk menguji gagasannya di acara kami yang bertajuk Simakrama Pemilu," tandasnya.
Baca Juga: H-3 Parpol Belum Setor Perbaikan Data Bacaleg, KPU Bali: Segera
Selain itu, Ricardo juga mengajak seluruh elemen mahasiswa di Bali yang merasakan keresahan yang sama untuk ikut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kata dia, agar sama-sama menguji gagasan para bacaleg untuk masa depan Bali.
Adapun isu yang akan dibahas dalam diskusi bertajuk "Simakrama Pemilu" itu diantaranya tentang sosio ekonomi, pendidikan, kesehatan, pariwisata, budaya dan lingkungan hidup.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Transjakarta Lakukan Penyesuaian Operasional 17 Rute Terdampak Banjir
-
Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
-
Putra Pertama Lahir, Motivasi Thom Haye Semakin Meledak di Persib Bandung
-
Moncong Pesawat Garuda Penyok saat Mendarat di Bandara Pekanbaru
-
7 Sabun Mandi Cair untuk Mencerahkan Kulit, Murah Mulai Rp30 Ribuan
-
Meninggal Dunia, Perbedaan Drastis Wajah Vidi Aldiano di Podhub Episode Awal dan Terakhir Disorot
-
Armand Maulana Kenang Vidi Aldiano: Dia Selalu Menghidupkan Suasana
-
Menerima Masa Lalu dengan Seperangkat Lukanya: Membaca Funiculi Funicula 2
-
Hukum Puasa Tidak Sahur karena Kesiangan, Apakah Tetap Sah?
-
Lampaui 1 Miliar Yen! Film Gintama: Yoshiwara in Flames Laris di Jepang