Suara Denpasar - Bali United akan melakoni laga kandang di ajang AFC Cup 2023/2024 pada Rabu (4/10/2023) di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar.
Bali United kedatangan tamu dari negara tetangga, Malaysia, yakni Terengganu FC di matchday kedua babak penyisihan grup AFC Cup 2023/2024.
Sementara ini Bali United menempati posisi 1 Grup G usai menang 5-2 di matchday perdana saat menyambangi klub asal Filipina, Stallion FC.
Namun, ada satu hal yang membayangi persiapan Pasukan Serdadu Tridatu berlaga di kandang tengah pekan ini.
Bali United yang musim lalu pun mewakili Indonesia di ajang ini, pernah punya pengalaman buruk saat harus menerima sanksi dari AFC.
Dilansir dari situs resmi klub, saat itu AFC menyatakan Bali United terbukti secara sah melanggar Pasal 64.1 dan 65.1 tentang Kedisplinan dan Kode Etik AFC.
Pelanggaran tersebut terjadi saat laga terakhir babak penyisihan Grup G AFC Cup 2022 antara Bali United dengan Kaya FC Iloilo di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (30/6/2022).
“Bali United FC harus membayar total denda sebesar USD 30.000 yang harus diselesaikan dalam jangka waktu 90 hari sejak tanggal keputusan ini dibuat. Keputusan ini diambil berdasarkan Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etik AFC,” bunyi pernyataan AFC berdasarkan hasil rapat 23 dan 24 Agustus 2022 lalu.
Denda yang diterima Bali United kala itu sebesar USD 30.000 yang jika dirupiahkan setara Rp460 Jutaan dan sudah dibayarkan oleh manajemen kepada AFC.
Baca Juga: Usai Tundukkan Persikabo 1973, Bali United Kembali Bertengger di Klasemen Atas BRI Liga 123/24
Hukuman tersebut adalah bentuk pertanggungjawaban pada perilaku oknum suporter yang menyalakan flare, bom asap, petasan, hingga spanduk bernada penghinaan.
Tak cuma itu, hukuman tersebut berdampak ke laga home Bali United di musim ini yaitu diharuskan untuk mengosongkan 75% kapasitas stadion saat menggelar pertandingan level AFC.
Maka dari itu, pertandingan Bali United vs Terengganu FC hari Rabu nanti masih harus dijalani dengan buntut hukuman dari musim lalu.
Bahkan, jika Bali United kembali melakukan pelanggaran yang sama secara berulang, maka AFC akan memberikan hukuman yang lebih berat.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Daftar Harga HP Samsung Agustus 2026 Lengkap Beserta Varian Tablet
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
5 Rekomendasi Cushion Full Coverage untuk Acara Kondangan, Ada yang Awet sampai 30 Jam
-
6 Solusi Baru Shopee untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Produk Lokal
-
Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional
-
Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C
-
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026
-
Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih
-
Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal