Suara Denpasar – Pelatih Persebaya Surabaya, Josep Gombau bersikap tegas dengan angkat bicara soal pelanggaran keras yang dilakukan pemainnya, Arief Catur Pamungkas terhadap pemain Dewa United, Ady Setiawan, Sabtu (30/9/2023).
Akibat insiden pelanggaran keras yang dilakukan Catur Pamungkas pada laga Dewa United vs Persebaya Surabaya yang tersaji pada pekan ke-14 BRI Liga 1 2023-2024 itu mengakibatkan Ady Setiawan sempat tak sadarkan diri.
Ady Setiawan yang notabene eks pemain Persebaya juga segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Josep Gombau menilai apa yang dilakukan Catur Pamungkas adalah sebuah kesalahan.
Juru taktik asal Spanyol itu juga membenarkan keputusan wasit yang langsung mengganjar eks pemain tim PON Jawa Timur itu dengan kartu merah langsung.
“Ya itu pelanggaran, dia (Catur) lompat untuk merebut bola di situasi 50:50. Dia memasang badan dan mengangkat sikut,” ujar Josep Gombau dilansir Suara Denpasar dari laman resmi klub, Minggu (1/10/2023).
“Bisa jadi dia melakukan itu untuk melindungi dirinya. Tapi menurut saya kartu merah itu layak,” sambungnya.
Josep Gombau berharap insiden dengan Ady Setiawan bisa menjadi pembelajaran penting bagi Catur Pamungkas untuk tidak mengulangi kesalahan serupa.
“Catur masih muda dan dia harus memperbaiki diri. Kemarin (vs Arema) dia pemain terbaik dan sekarang dia melakukan kesalahan, inilah sepakbola,” jelas Josep Gombau.
“Dan menjadi tugas saya untuk mengajari dia dan memastikan bahwa insiden seperti ini tidak akan terulang lagi ke depannya,” tandasnya. (*Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica