Suara Denpasar - PSIS Semarang berhasil meraih poin penuh atas lawannya PSM Makassar di pekan ke-14 lanjutan Liga 1 pada Sabtu (30/9/2023).
Perolehan hasil maksimal itu, tak terlepas dari kontribusi pemain PSIS Semarang, Vitinho.
Winger asal Brasil itu lalu menyinggung perubahan skema dari sang pelatih tim Mahesa Jenar, Gilbert Agius.
Pasalnya, pada beberapa pertandingan terakhir, Vitinho kerap ditempatkan sebagai sayap kanan.
Namun, pada pertandingan menghadapi PSM Makassar tersebut, posisi Vitinho diubah di sayap kiri.
"Pelatih yang lebih tau di mana saya harus bermain dan membantu tim.. di kiri.. kanan, tengah saya oke.. sebab itu untuk kebutuhan tim," kata Vitinho dikutip dari laman resmi psis.co.id pada Senin (2/10/2023).
Perubahan posisi yang dilakukan Gilbert Agius tersebut cukup positif. Duet maut pemain asing antara Gali Freitas dan Vitinho sangat merepotkan lini pertahanan lawan.
Adapun, Vitinho yang dirumorkan akan dievaluasi berkat minimnya kontribusi, kini berhasil membuktikan dengan menampilkan skill individunya.
"Vitinho menolak untuk dievaluasi," tulis @glngmhsjnrrr_ dikutip melalui kolom komentar unggahan akun Instagram @psisfcofficial.
Baca Juga: Tak Hanya Wiljan Pluim, PSIS Semarang Dikaitkan dengan 2 Pemain Asing Pencetak 4 Gol, Ini Profilnya
"Lagi digadang-gadang dan diisukan mau diganti di putaran kedua.. Vitinho malah gacor," timpal @bombimarshmello.
"Vitinho sebenarnya ya luman berkontribusi.. cuma pas waktu itu cedera agak lama.. jadi kesannya seperti tidak berguna. Berat ini posisi pemain asing, persaingannya ketat.. semoga tidak ada yang blunder agar tidak ada yang dievaluasi," tambah @rikho_alvaro.
Melihat performa Vitinho itu, suporter PSIS Semarang berharap tak ada evaluasi di putaran kedua nanti. Sebab, pemain berusia 30 tahun tersebut telah membuktikan kualitasnya.
"Untuk pemain asing saat tak perlu ada evaluasi.. semuanya sudah bangkit unjuk gigi.. terutama Vitinho, dia buktikan kualitasnya," komentar @mr_gazeng.
"Ya ini yang aku tunggu-tunggu.. Vitinho berani menusuk-nusuk," pungkas @krisnawan_591. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Eks PSIS Semarang Pratama Arhan Kemungkinan Akan Cetak Sejarah Baru di Korea Selatan
-
Ini Respon Suporter PSIS Semarang Usai Yoyok Sukawi Ingin Datangkan Ramadhan Sananta dari Persis Solo: Sangat Cocok!
-
Asing 14 Gol Ini Disarankan Dicoret dari Skuad PSIS Semarang Usai Menang Lawan PSM Makassar, Netizen:Plonga-Plongo
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ryamizard Ryacudu Wafat, Rumah Duka Cikeas Dipadati Tokoh Militer dan Pejabat Negara
-
Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Putra Palembang yang Menembus Puncak TNI
-
Daftar Tanggal Merah Juni 2026: Ada Long Weekend di Awal Bulan, Waktunya Healing!
-
Karhutla Riau: Pasir Limau Kapas Padam, Rantau Bais, Sokoi dan Kandis Masih Membara
-
Meriah! Kris Dayanti Ungkap Pernikahan Azriel dan Sarah Menzel Bakal Libatkan 3 Budaya
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
BBKSDA Riau Halau 11 Gajah yang Masuk Pemukiman, Rusak Kebun Semangka
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend