Suara Denpasar - Video aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana saat peringatan Dies Natalis ke-61 Universitas Udayana viral di media sosial.
Setidaknya sudah puluhan ribu orang menonton video aksi para mahasiswa tersebut.
Aksi Refleksi 61 Tahun Universitas Udayana. Kampus itu digelar sebagai bentuk keprihatinan BEM Unud atas beberapa kasus yang terjadi.
Di antaranya soal dugaan korupsi yang diduga melibatkan Rektor Unud sampai dengan fasilitas kampus.
Dalam video TikTok yang diunggah akun @Padmanegara tersebut juga berisi keterangan bahwa "KAMPUS BUKAN TEMPAT BERBISNIS BAGI PARA TIKUS!".
Pemilik akun yang juga Ketua BEM Udayana, I Putu Bagus Padmanegara itu menegaskan bahwa kritikan yang mereka lontarkan murni untuk kemajuan dan perbaikan kampus mereka tercinta.
Di mana, aksi tersebut juga tidak menganggu jalannya Dies Natalis.
Sebab, aksi di Gedung Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana tersebut dilakukan setelah pemukulan palu penutupan pada pukul 11.40 WITA. Artinya acara Dies Natalis sudah usai.
Beragam tanggapan dari netizen pun ramai soal video tersebut. Di antaranya ada yang mendukung langkah BEM Unud dan berharap aparat terkait bisa segera mengusut tuntas kasus ini.
Ada lagi yang kontra dan meminta mereka supaya kuliah yang benar dan jangan sibuk demo. "rerama jumah: selegan masuk, pang mani man gae ne luung,,,,.keto gen tagih wi," komen akun @sad***. "Ngerasain bgtt bayar ukt lancar tapi fasilitas nyaaa bikin migran, ukt elit fasilitas sulit," sahut akun @Yukma***.
Baca Juga: BEM Unud Gemakan Tagar #ReformasiUdayana, Prihatin Kondisi Kampus dan Kasus Rektor
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo
-
30 Kata-Kata Hari Ayah Sedunia dalam Bahasa Inggris untuk Caption dan Story, Penuh Makna
-
Boboiboy Galaxy Musim 1: Esensi Plot Geser, tapi Visual dan Skill Menggila
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
Membaca, Menjelajah Kota, dan Bertemu Orang Baru Bersama LiteraTOUR
-
25 Ucapan Hari Ayah Sedunia 2026 yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna