Suara Denpasar – Media negeri Belanda gelderlander.nl mengungkap alasan kenapa bek Venezia yang memiliki market value sebesar 13,04 miliar Rupiah ingin membela timnas Garuda.
Dalam wawancara tertanggal 13 September 2023 dikutip dari gelderlander.nl, Jay Idzes mengungkapkan dia mendapat banyak cinta dari Indonesia.
“Ketika aku bermain untuk FC Eindhoven, aku menerima banyak cinta dari Indonesia. Tapi aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya”, ujar Jay Idzes.
Dia juga merasa bangga dapat membela tanah kelahiran kakeknya. Jay Idzes ingin membantu mengangkat nama Indonesia di kancah persepakbolaan dunia.
“Sebuah kehormatan ketika aku bisa mewakili negara dimana kakekku tinggal selama 30 tahun. Indonesia selalu dekat di hatiku. Itu adalah tempatku berasal. Aku berharap bisa membantu lebih negara di peta persepakbolaan dunia”, ujar Idzes.
Dikutip dari transfermarkt.co.id, pemain dengan market value 13,04 miliar berusia 23 tahun itu adalah pemain yang vital bagi Venezia. Tercatat dia sudah menjalani 8 laga bersama Venezia di Serie B musim 23/24. Dalam 8 laga ketika Jay Idzes mengawal lini belakang Venezia, Venezia meraih 4 kali kemenangan, 3 hasil imbang, dan 1 kali kekalahan.
Sebagai seorang center back, Jay Idzes juga mempunyai kemampuan untuk mencetak gol dan assist. Di klub Eredivisie Go Ahead Eagles, Jay Idzes berhasil mencetak 3 gol dan 5 assist dalam 93 laga bersama Go Ahead Eagles.
Pemain bertinggi badan 1,91 meter ini diharapkan mampu untuk menambah peluang mencetak gol melalui corner kick jika di naturalisasi oleh Indonesia. Kemungkinan, ia akan jadi pilar masa depan bersama Elkan Baggott mengingat usia Jordi Amat yang sudah berusia 31 tahun. Dengan bergabungnya Idzes, lini belakang Indonesia akan lebih susah ditembus oleh lawan. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Imigrasi Sumut Kedepankan Pencegahan TPPO dan Pengawasan Orang Asing
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Ammar Zoni Gandeng Pengacara Baru, Siap Ajukan PK atas Vonis 7 Tahun
-
Bukan Minimarket Biasa: Rahasia Mematikan dalam A Shop for Killers
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Bencana Aceh Bikin Pengangguran Mencapai 5,88 Persen