Suara Denpasar- Beberapa hari belakangan ini warga Bali digegerkan dengan sebuah unggahan video, memperlihatkan seorang pria yang diduga WNA (Warga Negara Asing) sedang melakukan meditasi tanpa busana di depan tempat suci umat Hindu.
Video yang tengah ramai mendapat sorotan itu pun menuai banyak kecaman dari masyarakat Bali. Dalam video yang beredar, pria yang diduga WNA itu terlihat melakukan pose meditasi sembari menghirup sebuah benda menyerupai rokok elektrik lewat hidungnya.
Video dari pria yang diduga WNA sedang melakukan meditasi tanpa busana, di depan tempat suci umat Hindu, yang berlatar belakang perbukitan hijau itu, diduga sebuah konten yang sengaja dibuat, sebab ada pihak lain yang merekam aksi tersebut dari beberapa sudut kamera.
Dilansir dari Antara News, demi menyikapi hal ini, Kantor Imigrasi (Kanim) Denpasar, Bali, berkata telah berkoordinasi dengan Direktorat Intelkam Polda Bali.
Pihak Kantor Imigrasi Denpasar pun mengaku sudah mengantongi identitas pria yang diduga WNA tersebut. Namun, karena yang bersangkutan masih dalam proses pengejaran oleh aparat berwajib, Kantor Imigrasi Denpasar pun tidak membeberkan secara detail identitas termasuk kewarganegaraan pria tersebut.
Selain menggandeng Polda Bali, Kantor Imigrasi Denpasar juga mengaku sudah menghubungi akun media sosial yang menyebarkan video rekaman pria yang diduga tengah meditasi tanpa busana itu. Namun, hingga saat ini, pihaknya masih belum mendapatkan balasan.
Pihak Kantor Imigrasi Denpasar pun masih berupaya mencari keberadaan pria yang diduga WNA itu dan mendalami waktu dan tempat kejadiannya.
Aksi serupa sebenarnya pernah terjadi dan dilakukan oleh seorang WNA perempuan asal Rusia berusia 40 tahun.
WNA tersebut melakukan foto tanpa busana yang akhir aksinya tersebut membuat dirinya dideportasi oleh Kantor Imigrasi Denpasar pada 13 April 2023 lalu.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi