Suara Denpasar - Borneo FC baru-baru ini melakukan transfer pemain pinjaman ke Bekasi City.
Seorang pemain bernama Abdul Rachman diperkirakan akan bermain untuk posisi di Bek Kiri.
Bahkan pemain dengan tinggi 169 cm ini mulai bergabung dengan Bekasi City pada Sabtu (9/09/2023).
Dilansir dari transfermarkt.co.id, artikel ini akan menjelaskan tentang transfer pemain pinjaman yang ada di Bekasi City.
Seorang pemain yang lahir di Penajam Paser Utara, Indonesia ini merupakan mantan pemain Timnas Indonesia.
Selama dipinjamkan di klub lawan, harga pasaran yang diterima oleh Abdul Rachman berkisar Rp 434,54 juta sampai Rp 2,17 miliar.
Abdul Rachman akan bermain di Bekasi City sebagai bek kiri sampai kontrak berakhir pada (30/06/2024).
FC Bekasi City merupakan klub yang berada di Pegadaian Liga 2 Indonesia.
Klub yang bermarkas di Stadion Singaperbangsa ini memiliki jumlah 34 pemain.
Setelah kontraknya selesai, Abdul Rachman akan kembali ke Borneo FC sampai kontraknya pada (30/03/2025).
Selama bermain di Liga 2 Indonesia, Abdul Rachman pernah bermain 1 pertandingan saja.
Jika dilihat dari sejarah transfer, Abdul Rachman pertama kali mendapatkan transfer dari Bontang FC ke Persiba karena bebas transfer.
Pemain ini juga mendapatkan transfer pemain pinjaman dari Persiba ke Martapura pada (1/07/2015).
Setelah kontrak antara Abdul Rachman dan Martapura selesai, pemain ini kembali ke Persiba pada (1/01/2016).
Hanya berselang 1 tahun, pemain bek kiri ini kembali mendapatkan transfer dari Persiba ke Pusamania Borneo.
Pada (17/03/2021), bek kiri Borneo FC ini mendapatkan transfer dengan harga taksir sekitar Rp 1,74 miliar untuk PSM Makassar.
Bahkan pemain bernama Abdul Rachman ini mendapatkan transfer kembali dari PSM Makassar ke Bhayangkara dengan harga Rp.1,74 miliar.
Nantikan pertandingan selanjutnya antara PSKC Cimahi vs FC Bekasi City pada Selasa (10/10/2023) pukul 15.00 WIB.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring