Suara Denpasar - Keputusan pelatih Shin Tae Yong untuk tidak memanggil Mohammad Khanafi, striker Persik Kediri yang tengah tampil apik, telah menuai perdebatan dan kekecewaan di kalangan penggemar sepak bola Indonesia.
Melalui akun Instagram resmi timnas Indonesia, diumumkan bahwa 25 pemain telah dipanggil untuk bertarung melawan Brunei Darussalam dalam babak pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 pada tanggal 12 September 2023.
Namun, netizen sedikit kecewa nama Mohammad Khanafi dalam daftar tersebut, meskipun penampilannya sangat bagus di Liga 1. Bahkan Shin Tae Yong malah menunjuk 2 pemain dari klub zona degradasi di Liga 1.
Diketahui pada musim 2023/2024 Liga 1 menjadi momen cemerlang bagi Khanafi, yang telah mencetak 5 gol untuk Persik Kediri. Statistik impresif ini semestinya menjadikannya sebagai kandidat untuk mendapatkan panggilan ke timnas Indonesia.
Kekecewaan terhadap keputusan ini segera mencuat di media sosial. Seorang pengguna Twitter, @AkuKrisna, menulis, "Striker persik pun ga dipanggil..padahal dr segi performa ya lagi bagus..malah manggil striker yg berada di zona degradasi..hehe."
Komentar ini langsung dibalas oleh Nabil Husein, bos Borneo FC, yang juga kecewa dengan ketiadaan panggilan untuk Stefano Lilipaly.
“Iya ya, khanafi bagus banget padahal. Mungkin netizen mesti suarakan dl nih,” ujar Nabil Husein dikutip dari akun Twitter @nabilhusein17.
Pemain-pemain yang dimaksudkan netizen sebagai "pemain degradasi" adalah Dimas Drajad dan Dendy Sulistyawan. Berikut adalah informasi singkat mengenai keduanya sehingga bisa memahami alasan Shin Tae Yong memilih mereka.
Dimas Drajad
Seorang penyerang yang berasal dari Gresik dan bermain untuk Persikabo 1973, saat ini berusia 26 tahun. Meskipun belum berhasil mencetak gol dalam musim 2023/2024 Liga 1, Dimas sudah berhasil mencatatkan total 22 gol dalam 81 pertandingan sejak bergabung dengan Liga 1 pada musim 2015/2016.
Dimas juga telah berkontribusi dalam timnas Indonesia di tingkat U-22, U-23, dan timnas senior. Dalam sembilan pertandingan bersama timnas senior, ia berhasil mencetak tiga gol.
Dendy Sulistyawan
Seorang penyerang yang berasal dari Lamongan dan bermain untuk Bhayangkara, saat ini berusia 26 tahun, dengan nilai pasar sekitar Rp3,91 miliar.
Meskipun belum berhasil mencetak gol dalam musim 2023/2024 Liga 1, Dendy telah mencatatkan total 28 gol dalam 160 pertandingan sejak bergabung dengan Liga 1 pada musim 2015/2016.
Dendy juga telah berpartisipasi dalam 13 pertandingan bersama timnas Indonesia senior, di mana ia berhasil mencetak lima gol dan memberikan satu assist. Gol-gol tersebut termasuk dalam pertandingan persahabatan melawan Curacao, Burundi, dan Turkmenistan, serta dalam pertandingan Piala AFF 2022 melawan Brunei Darussalam dan Filipina.
Berita Terkait
-
Kritik Shin Tae Yong karena Tak Panggil Lilipaly Gabung Timnas Indonesia, Bos Borneo FC Malah Disebut Tantrum
-
Sosok Naturalisasi Rp5,21 Miliar Jebolan Liga Jepang Diabaikan Timnas Indonesia, Sultan Asal Kalimantan Sindir Shin Tae yong Soal Kontribusi
-
Masih Pin Postingan Pakai Jersey Timnas Indonesia, Pemain Wolverhampton Tetap Diinginkan Netizen
-
Media Vietnam Prediksi Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam: Tugas yang Mudah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran dan Tinggalkan Tradisi?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya