Suara Denpasar- Sejumlah kejanggalan kasus kopi sianida yang merenggut nyawa Wayan Mirna Salihin masih jadi sorotan publik.
Kasus kopi sianida ini memang lagi naik daun setelah Netflix merilis film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.
Dalam kasus ini, Mirna tidak pernah diotopsi dengan alasan diminta oleh polisi. Akan tetapi sampel yang diambil saat Mirna tewas hanya berada pada bagian lambung saja ketika pemeriksaan berlangsung. Untuk hasilnya pun menunjukkan negatif sianida.
Pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan mengatakan tidak ada sianida di dalam tubuh Mirna ketika diambil sampelnya.
"Ketika 70 menit setelah Mirna meninggal, maka dilakukan pemeriksaan sampel lambungnya Mirna, apa hasilnya negatif sianida, tidak ada sianida di dalamnya," kata Otto Hasibuan yang dikutip dari podcast Close the Door milik Deddy Corbuzier yang berjudul "Kalian Tau Polisi Pakai Ahli Hipnotis Saat Periksa Jessica!? CCTV Rekayasa, Otopsi Bohong!! pada Minggu (8/10/2023).
Misteri kematian Mirna ini pun bermula ketika Krishna Murti datang untuk melakukan otopsi yang kemudian hasilnya ditemukan 0,2 sianida di dalam tubuh Mirna.
"Kemudian tiga hari setelah Mirna dikubur, di temukanlah 0,2 sianida," jelasnya.
Sementara itu, Otto Hasibuan pun mengakui bahwa kejanggalan ini sangat terlihat ketika hasil pemeriksaan sebelumnya yang mengatakan tidak ada sianida malah berubah menjadi ada sianida sangatlah tidak mungkin.
Bahkan bukti yang menunjukkan Jessica Wongso tidak bersalah pun sulit diungkap karena simpati masyarakat yang sudah terlanjur mengarah pada Mirna sebagai korbannya.
Baca Juga: Terungkap! Pengacara Jessica Kumala Wongso Beberkan Fakta Menarik Soal Kematian Mirna Salihin
Jessica Wongso pun divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara 20 tahun. Namun, hingga kini, Otto Hasibuan dengan lantang mengatakan bahwa kliennya adalah korban dari kopi sianida.
Sebab ia meyakini Jessica tidak bersalah dalam kopi sianida yang diminum Mirna tersebut. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kompolnas Tak Persoalkan Polisi Buat Konten, Asal Bukan Live Streaming
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China