Suara Denpasar - Hamas Palestina melakukan penyerangan ke Israel sejak 7 Oktober 2023, kini pihaknya mengajak negara-negara lain melakukan suatu hal.
Belum jelas apa motif penyerangan Hamas Palestina terhadap Israel, namun dugaan sementara adalah upaya Hamas menekan pihak lawannya itu agar membebaskan 4.500 tahanan.
4.500 tahanan yang dimaksud adalah warga Palestina yang dikabarkan ditahan atau dipenjara di Israel, dikutip Suara Denpasar dari BBC.com pada Rabu, (11/10/2023).
Selain serangan berdarah yang dilakukan oleh militan Hamas, Komandan Militan Hamas, Mohammed Deif juga mengajak negara-negara Arab untuk bergabung dalam pergerakan mereka.
Mohammed Deif menyebut gerakan yang dilakukannya adalah "menyapu bersih kependudukan (Israel),".
Selain mengajak negara-negara Arab, militan Hamas juga mengajak warga Palestina untuk bergabung dan berjuang bersama mereka.
Sementara itu, dikabarkan oleh BBC bahwa sudah ada 1000 korban jiwa berjatuhan di Israel atas serangan dari Hamas ini. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Peter Schmeichel: Tanpa David Raya, Arsenal Tak Akan Ada di Puncak Premier League
-
Ngeri! Petugas Pembersih Kaca Terombang-ambing di Ketinggian Apartemen Surabaya
-
Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Keberangkatan Jemaah Umrah Asal Palembang Tetap Normal di Tengah Gejolak Timur Tengah
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS