Suara Denpasar – Pelatih Arema FC, Fernando Valente angkat bicara menanggapi rumor soal wonderkid Timnas Indonesia yang juga pemain timnya, Arkhan Fikri.
Setelah sang pemain dikabarkan akan dicarikan klub di luar negeri oleh Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Setelah sukses mengorbitkan Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan untuk berkiprah di luar negeri.
Shin Tae-yong mulai melirik Arkhan Fikri yang dirasa tampil apik selama membela Arema FC dan cukup potensial merumput di luar negeri.
Meski mengakui potensi dan kemampuan yang dimiliki Arkhan Fikri. Juru taktik asal Portugal itu justru memberi respons dingin dengan menyinggung soal mentalitas bertandingan dan perlu membuktikan diri untuk layak meniti karier sepakbola di luar negeri.
Fernando Valente tidak ingin Arkhan Fikri hanya sekedar bermain di luar negeri tanpa prospek yang jelas.
Ia tidak ingin nasib Arkhan Fikri mengikuti jejak pemain-pemain yang hanya sebentar meniti karier di luar negeri dan memilih kembali ke negara asal.
“Jadi pada saat dia muda, tidak punya mentalitas yang kuat untuk bisa bertaruk di area itu mereka tidak bisa beradaptasi,” ujar Fernando Valente dilansir Suara Denpasar dari akun Instagram @quotesarema, Jumat (13/10/2023).
“Tidak bisa menunjukkan kemampuan di lingkungan baru. Pada akhirnya dia kembali lagi ke negara asalnya,” tandasnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial