Suara Denpasar – Para pemain Arema FC tidak bisa bersantai jelang dibukanya jendela transfer paruh musim BRI Liga 1 2023-2024 setelah Pelatih Arema FC, Fernando Valente mengirim sinyal akan melakukan perombakan skuad.
Fernando Valente mengisyaratkan membutuhkan suntikan amunisi anyar untuk bisa membawa Arema FC bangkit dari keterpurukan pada putaran kedua BRI Liga 1 2023-2024.
Ayah dari gelandang Persebaya Surabaya, Ze Valente itu dibebani tugas yang cukup berat yakni menyelamatkan Arema FC dari jerat degradasi di akhir musim.
Performa inkonsisten tim berjuluk Singo Edan itu membuat mereka masih terjerembab di zona degradasi dengan menempati posisi ke-16 pada tangga klasemen sementara.
Merasa tak puas dengan kedalaman skuad Arema FC, Fernando Valente mengisyaratkan kepada manajemen tim untuk berbelanja pemain anyar di bursa transfer paruh musim.
“Tentu kami perlu adanya tambahan pemain berkualitas di tim ini. Seperti kita sama-sama tahu saat ini kita punya banyak pemain muda,” beber Fernando Valente dilansir Suara Denpasar dari akun Instagram @quotesarema, Jumat (13/10/2023).
“Namun, kami tak punya cukup waktu untuk menyiapkan mereka bermain di level tertinggi. Ada sejumlah komunikasi tapi dalam momen ini, kami fokus dulu untuk dua laga tersisa,” sambungnya.
Eks tim pelatih klub asal Ukraina, Shaktar Donetsk itu mengakui memang pihaknya membutuhkan pemain-pemain yang matang untuk mendongkrak performa tim di putaran kedua. (*/Ana AP)
Baca Juga: Gelar Uji Coba, Pelatih Arema FC Fernando Valente Merasa Senang Bukan Soal Skor Namun karena Hal Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial