Suara Denpasar - Ternyata Sandy Walsh punya alasan tersendiri saat dirinya memilih untuk memberikan tendangan penalti kepada Ramadhan Sananta pada leg pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Brunei Darussalam.
Pemain naturalisasi berdarah Belanda-Indonesia ini sebenarnya memiliki kesempatan untuk mencetak gol pertamanya bersama Timnas Indonesia di laga ini, yaitu setelah dijatuhkan di dalam kotak penalti pada menit ke-63.
Wasit menunjuk titik putih, namun alih-alih mengeksekusinya sendiri, Sandy Walsh memilih memberikan kesempatan emas tersebut pada Ramadhan Sananta yang baru saja dimasukan menit 53’ untuk menggantikan Hokky Caraka.
Sandy Walsh mengaku sengaja ingin memberikan kesempatan ini pada Sananta agar penyerang muda Timnas Indonesia ini bisa lebih percaya diri.
“Saya hanya ingin mencetak gol penting. Gol itu juga penting, tapi saya juga ingin memberikan kepercayaan diri kepada penyerang karena kita harus mencetak banyak gol. Jadi mungkin ketika Sananta masuk dan mencetak gol, mungkin dia bisa mencetak gol keduanya dan itu benar terjadi,” ungkap Sandy, dikutip dari Youtube Sport77 Official, Selasa (24/10).
Setelah sukses mengeksekusi penalti, Ramadhan Sananta kemudian mencetak satu gol tambahan lagi sehingga ia pun masuk dalam jajaran top skor Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Alasan kedua Sandy Walsh tak mau mengeksekusi penalti itu juga karena dirinya tak ingin gol pertamanya dengan Timnas Indonesia berasal dari sebuah penalti.
“Saya tidak ingin mencetak gol dari penalti untuk gol pertama saya bersama Timnas Indonesia, jadi mungkin nanti ketika melawan Irak atau Filipina atau Vietnam,” lanjutnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa